PUTING BELIUNG MENGAMUK DI BAHALBATU! 22 RUMAH WARGA RUSAK, POHON DAN TIANG PLN BERTUMBANGAN

SIBORONGBORONG  TABLOIDPOLMASPOLDASU.ID

 

Angin puting beliung menerjang Desa Bahalbatu I dan Bahalbatu II, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

 

Bencana yang terjadi secara tiba-tiba tersebut mengakibatkan sedikitnya 22 rumah warga mengalami kerusakan, terdiri dari 7 rumah rusak berat dan 15 rumah rusak ringan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

 

Sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang. Selain itu, pohon-pohon tumbang di sejumlah titik dan turut menyebabkan beberapa tiang jaringan listrik PLN roboh.

 

Akibat kerusakan jaringan tersebut, aliran listrik di wilayah terdampak masih padam hingga laporan ini disampaikan. Kondisi ini membuat warga harus menghadapi dampak bencana sekaligus terganggunya aktivitas sehari-hari.

 

Adapun warga yang rumahnya dilaporkan mengalami rusak berat yakni B. Sihombing/Br. Siahaan, Hotlen Sihombing/Br. Hutabarat, Tanjung Silitonga/Br. Manurung, Op. Mauliate Sihombing/Br. Tampubolon, Palmer Sihombing/Br. Simanjuntak, Husein Sihombing/Br. Bakkara, serta Omri Sitanggang/Br. Sianipar di Bahalbatu I.

 

Sementara 15 rumah yang dilaporkan rusak ringan masing-masing milik Sumando Sihombing/Br. Na70, Bresman Silitonga/Br. Batubara, Maridup Sihombing/Br. Sianipar, Madi Sihombing/Br. Simanjuntak, Maju Siregar/Br. Simanguncong, Haider Sihombing/Br. Situmeang, Marlen Sihombing, Riduan Sihombing/Br. Pasaribu, Managam Sihombing/Br. Hutabarat, Mangampu Sihombing/Br. Silalahi, Hasudungan Sihombing, Harri Nababan, Herbet Sihombing, Marolop Sihombing dan Ronal Sihombing/Br. Rumapea.

 

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun melakukan penanganan, terutama terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan, pembersihan pohon tumbang serta perbaikan jaringan listrik PLN.

 

Data korban dan tingkat kerusakan masih bersifat sementara dan dapat berubah setelah dilakukan pendataan serta verifikasi lebih lanjut di lapangan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *