PARMONANGAN__PolmasPoldasu
Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari visi Nawacita Presiden Prabowo Subianto resmi hadir di Kecamatan Parmonangan. Hal ini ditandai dengan peresmian Satuan Pelayanan Pemakanan Gratis (SPPG) Parmonangan Mandiri Milik Juliski Simorangkir yang dikelolah oleh Jan Piter Manalu, berlokasi di Desa Manalu, Kabupaten Tapanuli Utara, Selasa (12/5/2026).
Berdiri dibawah naungan Yayasan Jaringan Tapanuli Peduli Bonapasogit yang mengusung tagline “Makanan Bergizi Hak Anak Indonesia”, kehadiran unit ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda di wilayah tersebut.
Acara peresmian diawali dengan acara ibadah kebaktian yang khidmat dengan Firman Tuhan dari Filipi 2:1-5. Pesan rohani tersebut menekankan pentingnya kesatuan hati dan kepedulian sosial dalam melayani sesama, yang menjadi dasar operasional SPPG Parmonangan Mandiri.
Kehadiran Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., beserta rombongan disambut meriah dengan atraksi budaya Tortor dari siswa-siswi SMP N 2 Parmonangan. Turut hadir dalam acara ini Ketua Yayasan Rudianto Lumbantobing, perwakilan Tim PIC Pusat Heber Sihombing, unsur Uspika Kecamatan Parmonangan, serta seluruh kepala sekolah dan tokoh masyarakat setempat.
Dampak Ekonomi bagi Petani Lokal:
Dalam sambutannya, Juliski Simorangkir menegaskan bahwa SPPG ini bukan sekadar pusat distribusi makanan, tetapi sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi lokal.
”MBG harus berdampak bagi penerima manfaat dan masyarakat luas, terutama dalam pengadaan bahan baku yang dibutuhkan. Kami membuka peluang bagi para petani di Parmonangan agar hasil bumi mereka dapat terserap melalui anggaran APBN ini,” ujar Juliski.
Senada dengan hal itu, pengelola SPPG Jan Piter Manalu menyampaikan rasa syukurnya atas terealisasinya fasilitas ini di Parmonangan setelah melalui proses panjang dalam melobby para investor demi kemajuan kampung halaman.
Komitmen Pemkab Taput terhadap Higienitas:
Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat (JTP), menyatakan dukungan 100% terhadap program ini. Beliau mengungkapkan bahwa Tapanuli Utara saat ini menjadi daerah pemilik dapur MBG terbanyak.
”Ini adalah upaya nyata memastikan kesehatan anak-anak kita. Namun, saya instruksikan Dinas Kesehatan untuk terus memantau limbah dan kebersihan di SPPG. Setiap makanan yang keluar harus dipastikan higienis,” tegas Bupati JTP.
Bupati juga berpesan kepada para guru agar proaktif memantau pendistribusian setiap hari.
“Jika ada kekurangan, segera beritahu pihak pengelola secara langsung agar bisa segera diperbaiki. Jangan justru disampaikan melalui media sosial yang bisa menimbulkan kegaduhan,” tambahnya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas pelayanan, seluruh relawan di SPPG Parmonangan Mandiri akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan rutin seminggu sekali oleh Dinas Kesehatan. Hal ini bertujuan untuk memastikan para petugas tetap prima dalam menyiapkan makanan bergizi bagi siswa, ibu hamil, dan lansia yang ke depannya juga akan menjadi sasaran program ini.
Peresmian ini ditutup dengan peninjauan fasilitas dapur dan proses pengemasan makanan, menandai dimulainya babak baru peningkatan gizi masyarakat di Kecamatan Parmonangan.













