Penetapan DPT Dan Nomor Urut Calon,Tiga Desa Di Pagar Merbau Siap Sambut Pemimpin Baru.

Deli Serdang // polmaspoldasu.co.id- Sebanyak 88 Desa di Kabupaten Deli Serdang yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak termasuk tiga Desa di Kecamatan Pagar Merbau yaitu Desa Purwodadi,Desa Jati Baru dan Desa Bandar Dolok saat ini telah memasuki tahap penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan nomor urut calon Kepala Desa.

 

Rapat pleno penetapan DPT dan nomor urut calon yang dilaksanakan dikantor Desa masing masing pada hari Senin (27-04) dan hari Selasa (28-04) terpantau dalam situasi tertib dan kondusif.Seluruh calon menerima hasil keputusan rapat dan menandatangani berita acara.Dipastikan sebanyak sepuluh calon Kepala Desa di Kecamatan Pagar Merbau akan berkontestasi pada Pilkades serentak yang akan digelar pada tanggal. 02 Juni 2026 mendatang.

 

Berikut daftar nama dan nomor urut calon Kepala Desa di Kecamatan Pagar Merbau.

 

Desa Purwodadi:

Nomor Urut 1 :Suyatno.

Nomor Urut 2 :Abdi Aftara

Nomor Urut 3 :Fitri Rahwadi

Nomor Urut 4 : Zulkarnain

DPT:2232 pemilih.

 

Desa Jati Baru:

Nomor Urut 1 :Mhd.Fijay

Nomor Urut 2 :Hermanto Simanjuntak.

Nomor Urut 3 :Septi Putri Sitohang.

Nomor Urut 4 : Rahmadsyah Putra Helmi Barus.

DPT:1595 pemilih.

 

Desa Bandar Dolok:

Nomor Urut 1 : Endra Damanik.

Nomor Urut 2 :Mhd.Jaid

DPT:960 pemilih.

 

Ali warga Desa Purwodadi kepada awak media (28-04), mengaku sangat antusias menyambut hadirnya Kepala Desa baru yang diharapkan mampu menjadikan desanya semakin lebih baik.Ia berharap kedepan Pemerintah Desa Purwodadi tidakhanya menitikberatkan pada program pembangunan fisik tetapi juga lebih memprioritaskan pada kegiatan pemberdayaan yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

 

“Semoga Kepala Desa yang akan datang mampu membawa perubahan yang lebih baik dan fokus pada program peningkatan perekonomian masyarakat”ucapnya.

 

Kepada awak media,Ketua Forum Wartawan- Lembaga Sosial Masyarakat Pagar Merbau Sekitarnya (Forwarspams) Suleno mengingatkan para calon yang nantinya terpilih menjadi Kepala Desa,bahwa tantangan kedepan semakin kompleks mengingat minimnya Dana Desa saat ini,akan sangat berpengaruh terhadap program pembangunan di Desa.

 

Prioritas pemerintah saat ini fokus pada peningkatan perekonomian Desa melalui program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan hanya menyisakan dana desa sekitar 41%.

 

“Ditengah keraguan publik apakah KDMP dapat berjalan dengan baik,tugas Kepala Desa terpilih nantinya untuk menjawab tantangan tersebut”, ucap Suleno.

 

Suleno menambahkan bahwa saat ini muncul kekhawatiran dari pelaku UMKM di Desa,apakah keberadaan KDMP bisa ikut mendorong peningkatan usaha mereka atau justru sebaliknya menjadi pesaing, bahkan memungkinkan akan terjadi monopoli yang membuat kondisi UMKM semakin terjepit.

 

“Keberadaan KDMP Harus bisa menjamin keberlangsungan UMKM di Desa,bukan malah sebaliknya”tegasnya.

 

Kepala Desa terpilih harus bisa berinisiatif, membangun komunikasi aktif dengan pemerintah daerah maupun pihak swasta untuk “menjemput bola”. Mengingat Dana Desa yang tinggal sebesar 41%, diperkirakan alokasi anggaran untuk pembangunan fisik hanya berkisar puluhan juta rupiah tidak akan mampu menopang kebutuhan Desa.

 

“Kita lihat apakah Kepala Desa terpilih nantinya akan mampu menggerakkan roda pembangunan,dengan keterbatasan anggaran yang ada”tantang Suleno.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *