Jaga Kualitas dan Kepercayaan Publik, SPPG Tarutung Lakukan Evaluasi Internal

Tarutung – TB. Polmas Poldasu

 

Komitmen terhadap tata kelola yang profesional dan transparan kembali ditegaskan Bisukma Group melalui pelaksanaan evaluasi berkala di SPPG Tarutung, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Founder Bisukma Group, Erikson Sianipar, sebagai bagian dari langkah strategis penguatan sistem kerja serta peningkatan kualitas program secara berkelanjutan.

 

Evaluasi berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif, dengan melibatkan seluruh unsur operasional SPPG Tarutung. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SPPG, tenaga akuntansi, ahli gizi, asisten lapangan, hingga para relawan. Selain itu, pihak koperasi serta supplier penyedia bahan baku turut diundang guna memastikan rantai pasok berjalan sesuai standar, transparan, dan akuntabel.

 

Dalam arahannya, Erikson Sianipar menegaskan bahwa evaluasi bukan sekadar agenda rutin administratif, melainkan bagian dari mekanisme kontrol internal untuk menjaga integritas dan keberlanjutan program.

“Evaluasi ini adalah bentuk tanggung jawab kami. Setiap peran memiliki kontribusi penting. Ketika semua bekerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing, maka program akan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Erikson.

 

Menurutnya, penguatan koordinasi lintas fungsi menjadi kunci dalam mencegah potensi kendala di lapangan. Kejelasan alur kerja, sistem pelaporan yang tertib, standar distribusi bahan baku, serta pengawasan mutu gizi harus dilaksanakan secara disiplin dan konsisten.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan administrasi dan keuangan. Dengan sistem pencatatan yang rapi dan terbuka, setiap proses dapat dipertanggungjawabkan serta diaudit secara internal apabila diperlukan.

 

Langkah evaluasi ini, lanjut Erikson, juga merupakan respons terhadap dinamika yang berkembang di tengah masyarakat. Evaluasi internal dinilai penting untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur serta menepis isu-isu yang tidak berdasar yang berpotensi mengganggu kepercayaan publik terhadap program.

 

Dalam forum tersebut, sejumlah catatan perbaikan dan rekomendasi strategis dihasilkan. Fokus pembenahan mencakup penguatan administrasi, peningkatan pengawasan mutu bahan baku, penyesuaian standar gizi sesuai ketentuan yang berlaku, serta optimalisasi sistem pelaporan keuangan dan distribusi.

 

Seluruh peserta menyatakan komitmen bersama untuk menjalankan rekomendasi hasil evaluasi secara konsisten. Komitmen tersebut menjadi dasar untuk memperkuat pelayanan serta menjaga kualitas program agar tetap memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

 

Melalui pendekatan yang terstruktur, kolaboratif, dan berbasis akuntabilitas, Bisukma Group menunjukkan bahwa profesionalisme dibangun dari konsistensi, keterbukaan, serta tanggung jawab bersama. Dari Tarutung, semangat pembenahan kembali ditegaskan bahwa keberhasilan program lahir dari koordinasi yang solid, integritas yang dijaga, serta dedikasi untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *