Tarutung — TB. Polmas Poldasu
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Virtual yang dipimpin Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, ST., M.Eng., Jumat (14/11/2025), dari Ruang Rapat Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung.
Rapat tersebut diikuti 214 peserta yang terdiri dari camat, kepala desa, perangkat desa, serta unsur terkait dari seluruh kecamatan dan desa se-Kabupaten Tapanuli Utara. Forum ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Taput mempercepat transformasi desa melalui pengelolaan Dana Desa yang efektif dan efisien, penguatan kelembagaan ekonomi, peningkatan keamanan lingkungan, serta percepatan digitalisasi desa.
#Bupati: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Lokomotif Ekonomi Desa
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa penguatan sektor ekonomi desa merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Salah satunya melalui pemberdayaan Koperasi Merah Putih, yang diharapkan mampu berperan sebagai penggerak ekonomi masyarakat secara nyata dan berkelanjutan.
“Koperasi harus hidup dan benar-benar menjadi penggerak ekonomi desa. Saya minta Camat turun langsung memastikan kesiapan lahan dan operasional koperasi di setiap desa,” tegas Bupati.
Bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab Taput akan melakukan evaluasi kinerja secara rutin setiap bulan melalui platform Zoom. Evaluasi tersebut menjadi mekanisme pemantauan pembangunan desa yang lebih cepat, terukur, dan efektif.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti pentingnya percepatan digitalisasi desa melalui kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, terutama dalam penyediaan jaringan internet di 14 titik prioritas. Langkah ini menjadi fondasi penting menuju layanan pemerintahan desa yang lebih modern.
“Digitalisasi pelayanan desa bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Pemerintah harus hadir menyiapkan konektivitas agar masyarakat mendapatkan layanan yang cepat, tepat, dan modern,” ujar Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Bupati turut mengingatkan bahwa Perayaan Natal Oikumene Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2025 akan dilaksanakan di masing-masing kecamatan dan dipimpin secara bergiliran oleh pejabat pimpinan daerah.
#Wakil Bupati: Kebersihan, Keamanan, dan Transparansi Desa Jadi Titik Tekan
Sementara itu, Wakil Bupati menambahkan arahan terkait peningkatan kesiapan desa menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Ia meminta seluruh desa memperkuat kegiatan Jumat Bersih sebagai upaya menjaga kebersihan dan estetika lingkungan.
Dari aspek keamanan desa, Wakil Bupati menekankan pentingnya pengaktifan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dan penerapan tamu wajib lapor 1×24 jam untuk memastikan ketertiban serta mencegah potensi gangguan kamtibmas.
Selain itu, Wakil Bupati juga mendorong pemerintah desa untuk memaksimalkan penggunaan Aplikasi Info Desa sebagai sarana transparansi dan informasi publik.
Aplikasi tersebut dapat memuat profil desa, potensi unggulan, data pembangunan, serta APBDes, sehingga masyarakat dapat mengakses informasi secara terbuka dan mudah.
“Desa yang informatif dan transparan akan lebih siap menghadapi tuntutan pelayanan publik yang semakin modern,” ujar Wakil Bupati.
#Pemkab Taput Tegaskan Komitmen Percepatan Transformasi Desa
Melalui rapat koordinasi ini, Pemkab Tapanuli Utara menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa dalam mewujudkan pemerintahan desa yang maju, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Program prioritas seperti penguatan Koperasi Merah Putih, percepatan internet masuk desa, kebersihan lingkungan, Siskamling, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi langkah konkret Pemkab Taput dalam menghadirkan pemerintahan desa yang adaptif dan berdaya saing.













