Toba_PolmasPoldasu
Dalam rangka menghadirkan langkah nyata memperkuat upaya perlindungan anak di Kabupaten Toba, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Toba, yang diketuai oleh Apt. Moriana Hutabarat, Dra, M.Si, kini mulai aktif memberikan sosialisasi kepada anak anak, para pelajar di sekolah sekolah.
Sabtu lalu, 20 September 2025, LPA Toba melaksanakan sosialisasi di SD Negeri 176378 Jangga Dolok, Kec. Lumban Julu, dengan tema “Mengenal dan Menjaga Diri terhadap Kekerasan dan Pelecehan Seksual.”
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid SD Negeri 176378 Jangga Dolok, 5 tenaga pendidik, serta sejumlah orang tua murid yang turut hadir dan menyambut positif program tersebut.
Dalam sambutannya pada acara sosialisasi itu, Moriana menjelaskan betapa pentingnya memberikan pemahaman sejak dini kepada para murid mengenai pentingnya perlindungan diri dan kerjasama dengan berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak didik
“Hak anak dilindungi oleh Negara dan dihadapan Hukum, itu sebab edukasi sangat penting diberikan agar mereka tahu hak nya dan mampu mengenali bentuk-bentuk kekerasan dan berani melawan jika mengalaminya,” ucap Moriana.
Narasumber pada sosialisasi itu yang juga merupakan pengurus LPA Toba: Bvr. Theresnaria Y. Situmorang, S.Psi, M.Psi, pada kesempatan itu menyampaikan materi yang berfokus pada pengetahuan praktis, seperti cara menjaga diri, mengenali tanda-tanda kekerasan maupun pelecehan seksual, serta langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi berisiko.
“Dengan pendekatan edukatif yang menyenangkan, anak-anak lebih mudah memahami pesan yang diberikan,” sebut Theresnaria.
Dua orang mahasiswa Sekolah Tinggi Bibelvrouw HKBP; Santri Sianturi dan Lamtiar Pardede, pada acara itu turut menghadirkan keceriaan dengan membawakan lagu-lagu anak. Kehadiran kedua mahasiswi itu membuat kegiatan semakin interaktif dan diterima dengan baik oleh peserta didik.
Anak-anak tampak antusias mengikuti acara, menyimak materi, serta aktif dalam sesi tanya jawab bersama narasumber.
Lorentina Sitorus, salah seorang guru di SD Negeri 176378, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada LPA Toba.
“Edukasi mengenai isu sensitif seperti kekerasan seksual sangat penting bagi tumbuh kembang anak serta membantu guru dalam menanamkan kesadaran perlindungan diri kepada siswa,” kata Lorentina
Ketua Komite SD Negeri 176378, Rezon Sitorus, juga memberikan dukungan penuh atas terlaksananya kegiatan ini. Ia menilai sosialisasi serupa sangat dibutuhkan untuk mendukung terciptanya suasana belajar yang sehat dan aman bagi anak-anak.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh guru Rusmini Sinambela. Doa tersebut menjadi simbol komitmen bersama seluruh pihak untuk melindungi anak-anak dari berbagai bentuk kekerasan maupun pelecehan.













