HUMBAHAS (TabloidPolmasPoldasu.id)
Kader Pemuda Batak Bersatu (PBB) kembali menorehkan kemenangan dalam kontestasi demokrasi tingkat desa. Ketua Ranting PBB Nagasaribu II, Paskah Lumbantoruan, berhasil meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Nagasaribu II, Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, yang berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Paskah Lumbantoruan, calon kepala desa nomor urut 1, berhasil memperoleh 531 suara dari total 771 suara sah. Perolehan tersebut mengantarkannya meraih kemenangan dengan dukungan suara yang signifikan dari masyarakat.
Kemenangan Paskah disambut meriah oleh warga dan keluarga besar organisasi Pemuda Batak Bersatu. Suasana penuh sukacita mewarnai hasil pemilihan yang menjadi momen penting bagi Paskah, keluarga besar PBB, serta masyarakat Desa Nagasaribu II.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti kepercayaan masyarakat yang disalurkan melalui proses demokrasi. Dukungan yang diperoleh Paskah diharapkan menjadi modal penting dalam mengemban amanah dan menjalankan pemerintahan desa ke depan.
PASKAH UNGKAPKAN RASA SYUKUR, SEBUT KEMENANGAN MILIK BERSAMA
Usai meraih kemenangan, Paskah Lumbantoruan menyampaikan rasa haru dan syukur atas kepercayaan yang diberikan masyarakat kepadanya.
Ia menegaskan bahwa kemenangan tersebut bukan semata-mata milik pribadi, melainkan hasil dari doa, dukungan, kebersamaan, serta perjuangan seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
Paskah juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Pemuda Batak Bersatu (PBB), khususnya seluruh rekan seperjuangan yang turut memberikan dukungan selama proses Pilkades berlangsung.
Baginya, solidaritas dan semangat kebersamaan merupakan kekuatan penting dalam menghadapi kontestasi demokrasi. Namun, setelah pemilihan selesai, menjaga persaudaraan dan membangun desa harus menjadi prioritas bersama.
JUNJUNG SEMBOYAN PBB, RANGKUL CALON LAIN DAN PENDUKUNGNYA
Sebagai Ketua Ranting PBB Nagasaribu II, Paskah Lumbantoruan menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk calon kepala desa lainnya beserta para pendukungnya.
Ia mengajak masyarakat untuk mengakhiri perbedaan pilihan politik dan kembali bersatu demi kemajuan Desa Nagasaribu II.
Menurutnya, perbedaan pilihan dalam Pilkades merupakan bagian dari demokrasi yang harus dihormati. Jangan sampai perbedaan tersebut menimbulkan perpecahan ataupun merusak hubungan kekeluargaan yang selama ini terjalin di tengah masyarakat.
Paskah menegaskan bahwa setelah kontestasi demokrasi berakhir, tidak seharusnya lagi ada pengelompokan berdasarkan nomor urut calon.
“Kontestasi demokrasi telah selesai. Sesuai dengan marwah PBB yang mengutamakan gotong royong dan solidaritas, tidak ada lagi kubu nomor 1 atau nomor 2. Kita semua adalah warga Nagasaribu II. Saya merangkul saudara saya sesama calon dan seluruh pendukungnya,” demikian pesan Paskah mengenai pentingnya menjaga persatuan setelah Pilkades.
Semangat tersebut sejalan dengan semboyan Pemuda Batak Bersatu, yakni “Satu Rasa, Satu Jiwa, NKRI Harga Mati.” Nilai persaudaraan, solidaritas, dan gotong royong diharapkan tidak hanya menjadi semboyan, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
PBB DORONG SEMANGAT KEBERSAMAAN DEMI KEMAJUAN DESA
Kemenangan Ketua Ranting PBB Nagasaribu II ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh masyarakat. Dukungan yang diberikan melalui pemungutan suara diharapkan menjadi landasan bagi Paskah untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Masyarakat tentu berharap kepemimpinan desa ke depan mampu meningkatkan pelayanan publik, memperhatikan aspirasi warga, mendorong pembangunan, serta mengoptimalkan potensi desa demi kesejahteraan bersama.
Di sisi lain, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan tanpa memandang perbedaan pilihan pada saat Pilkades.
Kemenangan dalam pemilihan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Kepercayaan masyarakat harus dijawab melalui kerja nyata, keterbukaan, serta komitmen untuk mengutamakan kepentingan bersama.
Berdasarkan pantauan Reporter TabloidPolmasPoldasu.id, Mustafa Lubis, di lapangan, kemenangan Paskah Lumbantoruan menjadi perhatian warga dan keluarga besar Pemuda Batak Bersatu di Nagasaribu II. Perolehan 531 suara dari total 771 suara sah menjadi angka penting dalam hasil pemilihan tersebut.
Dengan semangat persatuan dan gotong royong, masyarakat berharap Desa Nagasaribu II semakin maju, aman, dan harmonis. Perbedaan pilihan hendaknya menjadi bagian dari dinamika demokrasi yang memperkuat kedewasaan masyarakat, bukan menjadi penghalang untuk melangkah bersama membangun desa.
Pilkades telah usai, persaudaraan harus tetap terjaga. Kini saatnya seluruh masyarakat Nagasaribu II bersatu untuk mewujudkan desa yang lebih baik.







