Madina Polmas Poldasu
Permasalahan dan tantangan yang dihadapi daerah Kabupaten Mandailing
Natal saat ini dan menjadi issu strategis adalah:
1. Angka Kemiskinan yang masih tinggi.
2. Kurang tersedianya lapangan kerja bagi masyarakat.
3. Profesionalisme apatur dan sumber daya manusia yang ada belum
sesuai dengan kompetensi.
4. Belum optimalnya pemanfaatan potensi sumber daya alam di sekitar
pertanian, perkebunan, peternakan, kelautan, kehutanan dan tambang
dan kurang memperhatikan kelesetarian lingkungan.
5. Penyelesaian konflik antara masyarakat dengan korporasi Tambang
dan perkebunan.
6. Kondisi prasarana infrastruktur, pendidikan, kesehatan, transportasi
yang belum maksimal dan merata di seluruh daerah terpencil.
7. tata kelola Desa kurang efektif disebabkan belum sesuai dengan regulasi
Desa.
8. Minimnya perhatian terhadap adat istiadat, seni dan budaya daerah.
VISI
Melanjutkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan untuk Madina yang Madani.
Mewujudkan Kabupaten
Mandailing Natal yang Lebih
Sejahtera, Berkemajuan, dan
bermartabat di Dukung oleh
Pemerintahan yang Profesional
MAKNA VISI SEJAHTERA
Mengandung makna dalam lima tahun ke depan akan terjadi semakin
meningkatnya kesejahteraan masyarakat, yang diindikasikan dengan
meningkatnya pendapatan perkapita penduduk yang berdampak pula pada
menurunnya angka kemiskinan, serta peningkatan keterjangkauan pelayanan
masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar.
MAKNA VISI BERKEMAJUAN
Mengandung Makna Kondisi pembangunan daerah yang dilandasi keinginan
bersama untuk mewujudkan masa depan ekonomi, sosial dan lingkungan fisik
yang lebih baik, didukung sumber daya manusia yang unggul, profesional,
berperadaban tinggi, berdaya saing, berakhlak mulia serta berwawasan ke
depan;
MAKNA VISI BERMARTABAT
Mengandung makna kondisi kehidupan masyarakat berbangsa dan
bernegara yang bertumpu pada nilai-nilai budi pekerti dan budaya yang
luhur, mengedepankan etika, moral, maupun norma agama masyarakat;
MAKNA VISI PROFESIONAL
Mengandung Makna bahwa Penyelenggaraan Pemerintahan yang baik
(Partisipatif, Akuntable,Transparan dan Efisien) dan bersih (bebas Korupsi,
Kolusi, dan Nepotisme).
MISI
1.Pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan yang memudahkan mobilisasi serta meningkatkan sinergitas dengan dunia usaha sehingga perputaran ekonomi semakin cepat dan tumbuh.
2.Meningkatkan kualitas kesehatan pendidikan dan ekonomi sehingga menjadi daya saing daerah untuk madina maju dan madani.
3.Peningkatan dan pembangunan karakter dan sumber daya manusia yang berakhlak dan berkompeten sehingga adaptif terhadap perkembangan dunia yang sangat dinamis.
4.Menjaga serta melestarikan nilai agama, budaya dan kearifan lokal sebagai upaya pelestarian identitas Mandailing Natal yang beragama dan berbudaya.
5.Transformasi sosial mewujudkan perlindungan sosial yang adaptif dan resiliens.
6.Menyelaraskan program pembangunan dengan pemerintah pusat dan provinsi sehingga pembangunan nasional dan provinsi yang bukan merupakan kewenangan pemerintah daerah tetap dapat dirasakan di Mandailing Natal.
7.Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas sehingga terwujud birokrasi yang responsif dan tangguh.
8.Mewujudkan pertumbuhan perkotaan dan pedesaan berbasis karakteristik wilayah dan lingkungan.
PROGRAM
1.Pembangunan Perekonomian.
2.Pembangunan sumber daya manusia dan kualitas Pendidikan.
3.Optimalisasi sumber daya alam.
4.Pelestarian nilai budaya dan agama.
5.Peningkatan sinergitas antar pemerintah dan swasta.
6.Optimalisasi tata kelola pemerintahan.
7.Jaminan Sosial.
MISI 1
Memperkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Efektif,Demokratis dan Transparan;
1. Membangun Transparansi dan Akuntabiltas Kinerja Pemerintahan.
2. Meningkatkan Partisipasi Publik dalam Proses Pengambilan Kebijakan Publik.
MISI 2
Meningkatkan kualitas hidup masyarakat
1.Peningkatan kualitas pendidikan
a.Tenaga Pendidik
b.Sarana dan Prasarana
2.Peningkatan Pelayanan Kesehatan dan Jaminan Lainnya.
a. Meningkatkan pelayanan kesehatan bagi Warga Miskin.
b. Meningkatnya akses dan mutu pelayanan kesehatan dasar dan rujukan.
3. Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat.
a. Meningkatkan Peranan Wanita dan Gizi Keluarga.
b. Memberikan perlindungan bagi orang miskin.
MISI 3
Memperkuat Kemandirian Ekonomi Daerah dengan
menggerakan Sektor Unggulan Daerah;
1. Meningkatkan komoditi unggulan.
2. Mengoptimalkan industri pengolahan.
3. Melakukan Pemetaan.
4. Pelestarian Lingkungan Hidup.
5. Pembangunan Infrastruktur.
MISI 4
Meningkatkan Kualitas kehidupan beragama dan bermasyarakat
1.Meningkatkan semangat gotong royong.
2. Melestarikan seni dan budaya daerah.
3. Memfasilitasi kerukunan kehidupan beragama.
MISI 5
Mewujudkan Kondisi Masyarakat yang Aman, Tentram dan Dinamis.
SOSOK CALON BUPATI MADINA
Calon Bupati Mandailing Natal Nomor Urut 2 dengan Jargon “SAHATA”, H. Saipullah Nasution putra kelahiran Gunung Baringin kec.Panyabungan Timur Mandailing Natal ini tamat SD tahun 1972 di SDN Gunung Baringin.Melanjutkan SMP Perguruan Taman Siswa Jakarta dan tamat 1977.Usai tamat SMA Jaya Sakti Surabaya tahun 1985,tahun 1992 mendapat gelar Sarjana Hukum di Universitas 17 Agustus 1945 dan tahun 2006 mendapat gelar Master Managemen dari Universitas Bhayangkara Jakarta.
Ada 22 riwayat diklat yang di ikuti Saifullah di dalam dan luar negeri selama ianya berkarir di pemerintahan.Sejak tahun 1983 sampai 2021 waktu yang cukup lama berkarir di berbagai wilayah di Indonesia membuahkan pengalaman yang luar biasa.Selama berkarir,berbagai macam piagam dan satya Lancana beliau terima.Mulai dari Piagam Penghargaan Pelapor Perubahan Pembangunan ZI Menuju WBK/Piagam Penghargaan Prestasi Kategori Luar Biasa Baik dari MENPAN RB tahun 2020,beberapa Piagam penghargaan dari MENKEU RI dan Menteri Kelautan dan Perikanan,ada 5 piagam Penghargaan dari Dirjen Bea dan Cukai,sampai Satya Lancana Karya Satya dari Presiden RI,sudah 3 kali beliau terima.Lebih 25 kali beliau telah dipindah tugaskan di berbagai provinsi di Indonesia.
Saifullah ingin mengabdikan pengetahuan dan pengalamannya di tanah kelahirannya kabupaten Mandailing Natal dengan mencalonkan dirinya sebagai Bupati dengan harapan Mandailing Natal menjadi lebih baik ke depan dari segala aspek.Di uji oleh ribuan jemaah untuk mengaji dan memimpin do’a di Pengajian Puncak Barokah, Desa Bange, Kecamatan Bukit Malintang, Minggu (29/8/2024).” Dipengajian hari ini kita kedatangan tamu yang merupakan Cabup Madina Saipullah, melalui kesepakatan jamaah dengan tuan guru, harus diuji dulu dengan mengaji dan bawakan Do’a,” kata Saripah salah satu jamaah yang hadir”.
” Setelah mendengar lantunan ayat suci Al Quran dan Do’a yang dilantunkan dengan sejuk dan fasih, sudah memenuhi kriteria yang kami inginkan untuk jadi Bupati Madina periode berikutnya.Setelah melihat sambutannya yang ramah, sosok seperti ini yang kami inginkan jadi pemimpin di Bumi Gordang Sambilan,” ujar jamaah.
Sementara tuan Guru Puncak Barokah Salman Nasution dalam sambutannya mengaku sengaja menguji setiap pemimpin yang datang ikut dalam pengajian.” Siapapun calon pemimpin kita terima datang ke pengajian ini, tapi dengan syarat harus diuji dengan membacakan ayat Alquran dan membawakan Do’a,” ungkapnya.
Dalam ceramahnya Ketua Umum Ikanas ini menyebutkan Rasulullah SAW merupakan sosok pemimpin yang amanah, pemimpin yang mengayomi,” Rasulullah SAW adalah pemimpin demokratis yang bisa menerima semua golongan dan suku tanpa dibeda-bedakan. Di mata Rasulullah, semua sama. Rasulullah harus menjadi suri teladan bagi kita,” kata Saipullah.Sebagai umat Islam, Saipullah ingin mencontoh sifat kepemimpinan Rasulullah SAW, sehingga membawa kemajuan dan kemaslahatan daerah yang hendak dia pimpin nantinya.” Dalam suatu perputaran pemerintahanan, ada masanya berakhir kepemimpinan.Saat ini ada pergantian kepala daerah,maka mari kita pilih calon pemimpin yang bisa membawa Madina lebih maju lagi.
Pasangan calon Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) menjadikan pemberian insentif guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), guru Magrib mengaji, dan bilal sebagai salah satu prioritas.Hal itu tertuang dalam visi misi paslon SAHATA poin keempat. Misi itu adalah menjaga serta melestarikan nilai agama, budaya, dan kearifan lokal sebagai upaya pelestarian identitas Mandailing Natal yang beragama dan berbudaya.
Saipullah Nasution dalam sebuah perbincangan di Lopo An Nur Aek Godang, Panyabungan, Selasa (24/09), menyampaikan bahwa guru MDTA, Magrib mengaji, dan bilal mayit merupakan elemen penting dalam masyarakat, kesejahteraan mereka harus diperhatikan dengan baik,ujar ketua IKANAS ini.Harus dipastikan pemberian insentif yang tepat waktu dan rutin setiap bulan.Disamping itu ianya berkomitmen maksimalkan potensi yang ada di wilayah Pantai Barat, seperti Pembangunan Insfratruktur, Kelompok Nelayan, Objek Wisata hingga masalah Plasma masyarakat.
Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Mandailing Natal Hj Rukiah Lubis MM,telah sepakat memenangkan Pasangan Calon Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution “SAHATA” menjadi Bupati dan Wakil Bupati Madina priode 2025 – 2030.Hal ini disampaikannya usai pelaksanaan Maulid Nabi di Kotanopan pada Rabu (2/10/2024)didampingi beberapa pengurus lainnya.Ketua BKMT Madina mengatakan, Peserta ibu – ibu BKMT Se Kabupaten Madina berjumlah 15 ribu orang.
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Panyabungan Timur (IMPATI) mengajak calon Bupati Madina nomor urut 2 Saipullah Nasution berdialog interaktif seputar visi-misinya memajukan Kabupaten Madina lima tahun kedepan.
Dialog yang berlangsung dalam suasana akrab dan kekeluargaan itu diadakan di Posko Pemenangan Saipullah – Atika (SAHATA), Jalan Willem Iskander, Kecamatan Panyabungan, Selasa (1/10/2024). Para mahasiswa tampak antusias menyimak paparan Saipullah terkait visi-misi dan program prioritas yang bakal diimplementasan SAHATA jika terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Madina.Selain itu Saipullah juga memberikan kuliah umum terkait demokrasi dan tantangan yang dihadapi generasi Z saat ini.
Terkait infrastruktur, Saifullah menilai Madina masih tertinggal bila dibandingkan dengan daerah-daerah lain. Untuk itu, jika terpilih menjadi bupati, dia akan berkolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pusat, sehingga infrastruktur bisa terbangun dengan cepat, termasuk membuka kembali akses-akses jalan baru seperti ruas jalan Pagur – Hapung atau akses jalan baru lainnya.Di sisi lain,Saifullah selaku Ketua Umum ASKI (Akademi Seni Bela Diri Karate Indonesia) tahun 2018 – 2023, berkomitmen memajukan prestasi Olah Raga di kancah Nasional sampai Internasional.Bibit bibit unggul akan kita cari dan fasilitasi apalagi saya juga pecinta Olah Raga,ungkapnya.
” Kemudian terkait Pantai, banyak potensi, mulai dari Nelayan, penangkaran udang lobster, objek wisata dan masih banyak lagi, tentunya kalau dikelola dengan maksimal akan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat juga PAD bagi Madina.Untuk mencapai itu, Saipullah mengatakan perlu SDM yang unggul ditempatkan di berbagai sektor dan bidang diwilayah itu, seperti misalnya Nelayan akan diberikan edukasi pendidikan cara menangkap ikan dengan benar dan juga pengelolaan serta pemasarannya”.Untuk itu, Calon Bupati Madina nomor urut 2 meminta doa dan dukungan masyarakat Madina sehingga, cita – cita kita sesuai dengan Jargon “SAHATA” MADINA MAJU, MADINA MADANI dapat terwujud.
H.Syaifullah sebelumnya telah pro aktif dalam kegiatan sosial di beberapa daerah di indonesia melalui forum IKANAS.Seperti beberapa waktu lalu,santunan anak yatim yang disponsori oleh Akhmad Yunus Nasution selaku ketua Yayasan Peduli Muslim Tapanuli Bandung Raya bekerja sama dengan ketua IKANAS Saifullah Nasution digelar di Masjid jami’ Nurul Huda desa Tobang kecamatan Kotanopan kabupaten Mandailing Natal pada minggu 27 Agustus 2023.Adapun penerima santunan tersebut dari kecamatan Kotanopan dan Muara Sipongi.Sedemikian juga seperti kecamatan Ulu Pungkut,LSM,Panyabungan Timur dan lainnya,santunan anak yatim rutin dilaksanakan beliau.
Disamping forum IKANAS,kegiatan sosial dibeberapa daerah di wilayah Mandailing Natal telah lama dilakukan oleh Saifullah Nasution.Seperti pemberian bea siswa bagi mahasiswa kurang mampu,pembangunan rumah ibadah dan kegiatan sosial lainnya.Hal ini dituturkan oleh Akhmad Yunus Nasution putra madina yang tinggal di perantauan yang telah lama mengenal sosok Saifullah.
Saipullah mengajak warga mensukseskan Pilkada Madina 2024 dengan memberikan hak suaranya dan menjaga kondusifitas Kamtibmas selama perhelatan demokrasi ini.
Saipullah menyampaikan ajakan itu saat diundang memberikan kata sambutan pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Grogol Two, Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sabtu (28/9/2024) malam.
Pengalaman 39 tahun di pemerintahan membuat Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) kaya pengalaman di lingkungan pemerintah tingkat nasional.
“Seyogiyanya ini adalah waktu untuk menikmati masa pensiun. Tapi, saya berpikir alangkah baik manakala ilmu dan pengalaman yang saya peroleh selama berkarier dimanfaatkan untuk memberikan pemikiran dan sumbangsih dalam memajukan Madina,” katanya.
Di momen Maulid Nabi Muhammad SAW, Saifullah mengajak umat Islam tetap menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan. Bahkan, para pemimpin di tingkatan manapun sejatinya meneladan Nabi Muhammad SAW.Memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sejatinya menyerap esensi ajaran dan kisah Rasulullah untuk menjadi suri tauladan bagi kehidupan umat. “Barangsiapa yang mengikuti ajaran Rasulullah maka akan selamat di dunia dan akhirat,” tuturnya.
Saipullah menjadi imam sholat Shubuh di Masjid Raya Syuhada desa Gunungtua, Kecamatan Panyabungan, Madina, Ahad (6/10/2024).Usai sholat, Saipullah diminta jamaah memberikan ceramah singkat terkait sejumlah hadits yang berkaitan dengan keutamaan dan kelebihan sholat Shubuh.”Sholat Shubuh berjamaah di masjid.Antara lain mendapat pahala sepanjang malam, mendapatkan perlindungan dari Allah SWT, medapatkan cahaya di hari kiamat, terbukanya pintu rezeki, dan dipersaksikan malaikat,”ujar Saifullah.
Pasangan Calon Nomor 02 berkomitmen akan memberikan semua gajinya pada anak yatim dan fakir miskin jika terpilih jadi Bupati Mandailing Natal periode 2025 – 2030.
” Barang siapa yang memelihara anak yatim dan fakir miskin, tentunya akan bersama Allah SWT dan Rasulnya di Surga kelak,” ungkap Saipullah waktu diwawancarai wartawan usai menyalurkan bantuan ke Anak Yatim disekitaran Panyabungan, Senin (7/10) sore.
Diakhir wawancara ia mengatakan,jadi Bupati Madina bukan untuk mencari kekayaan maupun jabatan, tapi lebih kepada pengabdian kepada tanah kelahiran.













