Sibolga, Polmas Poldasu
Sat Reskrim Polres Sibolga yang dipimpin oleh AKP Dodi N,SH,MH telah membekuk pelaku asusila terhadap anak tiri sehingga melahirkan pada hari Sabtu 24/09/2022 pukul 13.30 wib ketika tersangka berada dipekuburan untuk menguburkan isteri tsk di Sibolga Julu Sibolga.Pelaku diamankan sehubungan dengan laporan Hendra Halomoan Sinaga,38 tahun,BHL,jalan Sibolga – Tarutung Kel Hutabarangan Sibolga.Setelah tsk diperiksa mengaku bernama MH Als PD,40 tahun,bertani,Alamat sesuai KTP Kel Fenedanu Kec. Sonambawa Kab.Nias Selatan dan alamat sementara jslan Sembat Kel Simaremare Sibolga.
– Tsk diamankan karena melakukan perbuatan cabul/asusila terhadap prp bernama Melati (red samaran),16 tahun.
– Perbuatan tsb dilakukan tsk pertama kali pada hari yang tidak diingat bulan Nopember 2020 dijalan Sembat Kel Simaremare Sibolga.
– Tsk belum pernah dihukum dan telah berumahtangga sebanyak 2 x dan pertama meninggaldunia dengan anak sebanyak 2 orang dan kemudian berumahtangga lagi dengan anak sebanyak 1 orang dan isteri kedua telah memiliki anak sebanyak 3 orang.
– Tsk mengenal Melati dimana sebagai anak tiri (anak kandung isteri kedua tsk yg telah meninggaldunia).
– Perbuatan tsb dilakukan tsk dimana isteri kedua masih hidup dan dilakukan lebih dari satu kali sehingga anak tiri tsk yg berinisial Melati melahirkan seorang anak perempuan dan telah berusia 10 (sepuluh) bulan.
– Melati masih dibawah umur dan belum berumah tangga.
– Perbuatan yang dilakukan tsk adalah melakukan hubungan badan layaknya suami isteri sehingga hamil dan melahirkan anak.
– Perbuatan tsb dilakukan tsk dimana naik nafsu melihat Melati dan akan dijadikan sebagai isteri tsk
Kronologis
Pada hari yg tidak diingat tsk bulan Nopember 2020 disaat tsk bersama isteri dan anaknya tidur dimana saat itu Melati yg mengenakan baju daster berguling kearah tsk serta memeluk tsk.Melihat hal tsb tsb membalikkan tubuh Melati dan mengangkat baju daster Melati serta membuka celana dalam yg dikenakan Melati serta melakukan hubungan badan layaknya suami isteri.Akibat perbuatan yang dilakukan tsk kemudian Melati hamil yang akhirnya melahirkan seorang anak perempuan.Kemudian isteri tsk (ibu kandung Melati) meninggaldunia dan pada hari Sabtu 24/09/2022 sekira pukul 12.30 wib tsk diamankan dilokasi pemakaman isteri tsk.
– Tidak ada kekerasan dan paksaan yang dilakukan tsk terhadap Melati.
– Akibat perbuatan yang telah dilakukan tsk dalam hal ini Melati hamil sehingga melahirkan seorang anak perempuan
Tsk ditahan di RTP Polres Sibolga diduga telah melakukan tindak pidana Perbuatan cabul terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam pasal 76D Jo pasal 81 ayat (3) Undang undang RI no 17 tahun 2016 tentang Perpu nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang undang RI no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 Milyard. Barang bukti : 1 lembar cofy Kartu Keluarga.













