Siborongborong – TB. Polmas Poldasu
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan Program TABIR (Tapanuli Utara Bersih, Indah, Rapi) sebagai gerakan kolektif membangun budaya kebersihan dan penataan lingkungan yang berkelanjutan.
Penegasan tersebut disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., saat memimpin rapat koordinasi bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kecamatan Siborongborong, bertempat di Kantor Camat Siborongborong, Rabu (11/2/2026).
Rapat turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Bahal Simanjuntak, Asisten Perekonomian dan Pembangunan David Sipahutar, Staf Ahli Bupati Bonggas Pasaribu, serta Camat Siborongborong Panca Gilberd Lumbantoruan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia dan Gubernur Sumatera Utara terkait penguatan kebersihan dan keindahan lingkungan sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang responsif dan berorientasi pelayanan publik.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa TABIR merupakan pengembangan dari Program SAITAPAIAS yang sebelumnya difokuskan pada lingkungan sekolah.
“TABIR adalah kelanjutan dari SAITAPAIAS. Jika sebelumnya kita fokus pada peserta didik SD dan SMP, maka melalui TABIR kita perluas kepada masyarakat secara umum dalam kehidupan sehari-hari. Program ini selaras dengan arahan Presiden dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Wakil Bupati.
Ia menjelaskan bahwa SAITAPAIAS bukan sekadar gerakan membersihkan rumah dan sekolah, tetapi juga upaya pembentukan karakter. Nilai kebersihan, kata dia, harus tertanam secara mendalam hingga menjadi kesadaran pribadi.
“Kita ingin anak-anak merasa tidak nyaman ketika melihat lingkungan yang kotor. Bukan hanya kebersihan fisik, tetapi juga kebersihan dalam perkataan dan perbuatan. Inilah pendidikan karakter yang ingin kita bangun,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan pentingnya menjaga wajah Kecamatan Siborongborong sebagai pintu gerbang Tapanuli Utara melalui Bandara Internasional Silangit. Menurutnya, kesan pertama terhadap daerah sangat ditentukan oleh kondisi kebersihan dan kerapian lingkungan.
“Siborongborong adalah wajah pertama yang dilihat tamu, baik pejabat negara maupun wisatawan. Karena itu, kebersihan dan keindahan wilayah ini menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Siborongborong, para Kepala Sekolah SD dan SMP, Kepala Puskesmas, UPT Pasar, UPT Pemadam Kebakaran, Lurah Siborongborong, UPT Perhubungan, serta Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Melalui sinergi lintas sektor, Pemkab Tapanuli Utara optimistis Program TABIR dapat berjalan efektif dan menjadi gerakan bersama dalam mewujudkan Tapanuli Utara yang bersih, indah, dan rapi.







