Siborongborong |Polmas Poldasu.
Akses jalan yang mengelilingi Pasar Siborongborong setiap hari pekan kembali menjadi sorotan masyarakat. Ruas jalan yang seharusnya digunakan sebagai jalur lalu lintas justru dipenuhi para pedagang yang berjualan di bahu jalan, sehingga mengganggu kelancaran arus kendaraan.
Kondisi ini dinilai cukup memprihatinkan, mengingat di dalam area pasar masih terdapat banyak lapak yang kosong dan dapat dimanfaatkan oleh para pedagang. Masyarakat pun mempertanyakan penyebab kondisi tersebut terus berlangsung tanpa penyelesaian yang nyata.
Meski persoalan ini telah terjadi dalam waktu yang cukup lama, hingga kini belum terlihat langkah penataan yang mampu mengatasi permasalahan secara menyeluruh. Akibatnya, setiap hari pekan para pengendara harus menghadapi kemacetan saat melintasi kawasan pasar.
Menanggapi kondisi tersebut, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tapanuli Utara, Dalan Simajuntak, dikonfirmasi media melalui WhatsApp mengenai langkah yang akan dilakukan Dinas Perhubungan terkait tidak berfungsinya akses jalan sebagaimana mestinya akibat digunakan sebagai lokasi berjualan. Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih menunggu tanggapan resmi dari yang bersangkutan.
Konfirmasi juga dilakukan kepada Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Tapanuli Utara, Buha Mardongan Augus Sinaga, S.P., M.Si., terkait masih banyaknya pedagang yang berjualan di sepanjang akses jalan yang mengelilingi Pasar Siborongborong.
Kadis Koperindag menjelaskan bahwa pihaknya telah mengeluarkan imbauan sejak Januari 2026 agar para pedagang tidak lagi berjualan di bahu jalan dan berpindah ke lokasi di dalam pasar. Namun, imbauan tersebut belum sepenuhnya dipatuhi oleh para pedagang.
“Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten serta melibatkan instansi terkait dan Muspika Siborongborong untuk melakukan penertiban, dan semua instansi yang di minta untuk ikut serta dalam penertipan nantinya siap mendukung demi kelancaran akses yang diduga menjadi polemik setiap suasana pekan, juga agar para pedagang dapat berjualan di dalam lokasi pasar,” ujar Buha Mardongan Augus Sinaga didampingi UPT Pasar Asroy Halawa, Selasa (7/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Kadis Koperindag juga menyampaikan bahwa pemerintah telah merencanakan perbaikan fasilitas pasar agar para pedagang lebih nyaman berjualan di dalam area pasar. Namun, mengenai waktu pelaksanaan secara pasti, pihaknya menyebutkan masih ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun ini.
Masyarakat berharap koordinasi antarinstansi segera menghasilkan langkah nyata sehingga akses jalan di sekitar Pasar Siborongborong dapat kembali difungsikan sebagaimana mestinya, sekaligus menciptakan ketertiban, kenyamanan, dan keamanan bagi pedagang maupun pengguna jalan.







