Tambang Galian C di Sei BINGAI Dipersoalkan:Truk Bebas Melintas, Pengawasan Pemerintah Dipertanyakan.

Langkat-PolmasPoldasu.id

 

Aktivitas pengangkutan material Galian C di Desa Mekar Jaya Kecamatan Sei.Binggai Kabupaten Langkat memunculkan Pertanyaan Serius mengenai tata kelola pertambangan dan pengawasan negara.

Mulai Tingkat Kabupaten Langkat hingga Kementrian ESDM Pusat

 

Puluhan truk bermuatan pasir matrial Galian C hilir mudik setiap hari melintasi jalan Desa Mekar Jaya melalui jalur yang dipersoalkan sementara dampak lingkungan dan keselamatan warga terkesan Diabaikan. Warga sekitar menilai jalur tersebut berfungsi layaknya akses privat pengusaha industri tambang. Menurut salah satu warga disana berinisial (AS) mengungkapkan bahwa tambang Galian C disana menggunakan Alat Berat seperti ekskapator. di lokasi juga belum ditemukan papan informasi yang menjelaskan Izin maupun dasar,hukum atas pengelolaan Tambang Galian C tersebut.berdasarkan undang-undang Minerba dari kementrian ESDM “Yang kami lihat hanya truk yang lalu-lalang,Soal izin dan tanggung jawab lingkungan, kami tidak pernah Tahu walaupun ada legalitas atau izin dokumen yang dimiliki Pengusaha Galian juga tidak Otomatis menjawab,soal keselamtan warga dan kerusakan lingkungan yang ditibulkan” Cetus AS warga Sei bingai

jumat(26/12/2025).

 

Kondisi fisik jalan Desa mekar jaya menunjukkan kerusakan signifikan.Saat musim kemarau, debu tebal mengganggu kesehatan dan jarak pandang. Ketika musim hujan, jalan berubah menjadi becek ,licin dan berlumpur, hal ini berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa aktivitas ekonomi berjalan tanpa pengendalian risiko yang memadai.dan mirisnya Aktivitas Galian C tersebut juga diduga dibekingi oleh Oknum Preman maupun Oknum Aparat,sehingga Para Pengusaha Bebas leluasa beroperasi tanpa memperhatikan dampak yang dirasakan masyarakat.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pemerintah Desa maupun instansi terkait menyangkut aktivitas truk pengangkut material galian C tersebut,Serta langkah yang akan diambil untuk mengatasi kerusakan jalan yang semakin parah.

 

Kini Publik menunggu langkah konkret mulai dari pemerintah Desa hingga Pemerintah daerah kabupaten langkat beserta aparat Terkait.Apakah pengawasan Tambang Galian C akan ditegakkan,Tanpa itu,

aktivitas truk yang terus melintas bukan hanya memicu protes warga, tetapi juga memperkuat dugaan lemahnya kehadiran Pemerintah dalam melindungi lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *