Langkat-PolmasPoldasu.id
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Pemantau kinerja Aparatur Negara (GEMPUR) bersama masyarakat Peduli Pendidikan Langkat,menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Dinas Pendidikan Langkat dan kantor Bupati Langkat Provinsi Sumatra Utara Kamis(9/10/2025)
.
Aksi ini dipicu akibat ulah oknum sekretaris dinas pendidikan Langkat yang berinisial RG Yang dari Awal menjabat Sekdisdik langkat sampai saat ini dituding kerap meresahkan puluhan para Kepala sekolah dan namanya kerap terseret dalam issue sejumlah kasus dugaan pungli dan penyalahgunaan jabatan hal ini dianggap mencoreng dan merugikan dunia pendidikan”Cetus Korlap Aksi,
massa yang berkumpul didepan halaman kantor Disdik langkat juga meggelar sejumlah Poster dan selebaran Berisi tuntutan keras”Copot Kadisdik Langkat,tindak pelanggaran Etik dan Stop Pungli di sekolah”
Dalam aksi tersebut,mereka menyuarakan beberapa tuntutan melalui orasi.
Koordinator Aksi ,S.Husni, menyampaikan bahwa ada sejumlah tuntutan yang disampaikan oleh LSM Gempur bersama masyarakat Peduli pendidikan
Langkat, Atas Tuntutan itu kami mintan Plt kepala dinas pendidikan kabupaten dapat segera menindaklanjutinya,Apabila tuntutan ini Di abaikan,maka kami akan kembali menggelar Aksi dengan massa yang lebih besar”Tegas korlap Husni.
Tidak berapa lama, usai berorasi 5 Perwakilan massa demo diantaranya S.Husni,Hermansyah,Risman Sinulingga,Boyan Sunardi dan Sarianto, langsung diterima oleh Plt.Kadis Pendidikan Langkat Drs.Gembira Ginting didampingi Kabid Paud Langkat dan turut dihadiri Kanit Intelkam Polres Langkat ,Kanit Intel Polsek Stabat,kasat POL.PP Langkat dan sejumlah ASN Disdik langkat,dalam pertemuan itu Plt.kasisdik Langkat Drs Gembira Ginting mengatakan “Siap di evaluasi apabila ada kesalahan dari staf-stafnya dan ia juga merasa prihatin atas isu-isu miring yang menimpa bawahannya, pada hal Kami tengah berupaya membangun sistem Administrasi Pendidikan yang lebih transparan dan bebas Pungli”Kami sudah menegaskan tidak boleh lagi ada Pungli,baik dari dana BOS maupun Administrasi lainnya”,sudah disiapkan sistemnya,sistim digital Agar semua bisa dilakukan tanpa Tatap muka”Ujarnya.
dan Ia juga menambahkan pihaknya bersama Bupati Langkat telah berkoordinasi Dengan pihak Kementrian terkait,soal Status honorer PPPK tahap R3 dan R4 di sektor Pendidikan dan Kesehatan agar mereka Segera mendapat legalitas” kita juga prihatin dengan Kondisi honorer yang sudah lama Mengabdi tapi belum diakui Negara,mudah-mudahan segera ada kepastian,ujarnya
Sementara itu, S.Husni yang merupakan kordinator lapangan juga menyampaikan beberapa aspirasinya antara lain :
1.meminta PLT.kadidiadik Langkat membuat laporan pelanggaran etik terhadap Sekdisdiknya Kepada kepala inspektorat Langkat
2.membuat Rekomendasi Pencopotan Sekdisdik langkat kepada Bupati Langkat.
3.Mendukung sepenuhnya upaya PLT kadis pendidikan Langkat dalam membangun sistem Administrasi pendidikan yang lebih transparan dan dapat bebas dari pungli
4.Bersihkan seluruh pejabat Disdik langkat yang terindikasi Pungli maupun korupsi yang ikut terlibat dalam mengatur paket proyek di Disdik langkat.
5.Copot Sekretaris Dinas Pendidikan langkat apabila terbukti menyalahgunakan jabatan
Menanggapi tuntutan massa yang disampaikan Plt.Kadisdik Langkat Drs.Gembira Ginting berjanji segera menindaklanjuti Aspirasi massa dan dalam waktu dekat kami akan menggelar rapat untuk membahas tuntutan masyarakat “ujarnya,sembari mengucapkan terima kasih atas kepedulian masyarakat dan Rekan-Rekan LSM terhadap Kemajuan pendidikan Langkat.
Lebih lanjut, dikatakannya bahwa demo masyarakat tersebut menjadi momentum penting untuk memperbaiki kinerja kami di masa depan, dan mudah-mudahan kasus-kasus yang melibatkan instansi pendidikan tidak akan terulang lagi”harapnya.
Usai melakukan pertemuan di kantor Disdik Langkat massa bergerak menuju Kantor Bupati Langkat, disana massa meminta Bupati Langkat H.Syah Afandin segera
Mencopot Sekertaris kepala dinas Pendidikan Langkat atau memberikan sangsi yang tegas dan bijaksana.”ujarnya tak berapa lama berorasi ,massa langsung di terima oleh Asisten bidang pemeritahan,beliau menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Langkat H.Syah Afandin tidak berada di tempat dan ia berjanji akan menyampaikan seluruh Aspirasi massa kepada Bupati Langkat, setelah mendengar itu ,Massa yang dikawal ketat dari Aparat Polres Langkat dan SatPol PP Langkat,akhirnya membubarkan diri.













