BPP Hutarimbaru Beri Penyuluhan Pada Poktan Saroha Di Eks Lokasi Tambang Emas Kotanopan

Madina Polmas Poldasu

 

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Hutarimbaru kecamatan kotanopan bersama Poktan Saroha turun langsung ke lokasi untuk pemerataan lahan reklamasi ke ll bekas tambang emas di Jambur Tarutung kecamatan Kotanopan,Kamis (30/1/2025).

 

Dalam mendukung Program presiden prabowo Subianto tahun 2025 ,Untuk meningkatkan program ketahanan  pangan nasional, BPP Hutarimbaru kecamatan kota nopan membantu dan mendukung kelompok tani Saroha  untuk menanam bibit jagung  di lahan bekas tambang emas  di wilayah Kotanopan tepatnya di kelurahan Pasar Kotanopan.

 

Balai penyuluhan pertanian (BPP) Hutarimbaru melalui Nur azizah Rangkuti A,MD, selaku supervisor BPP Hutarimbaru mengatakan,”Hari ini kami dari  perwakilan BPP Hutarimbaru bersama Anggota dan kelompok tani Saroha kelurahan Pasar Kotanopan, seperti yang kita lihat saat ini, penaman jagung yang pertama sudah tumbuh seperti yang kita harapkan,dan hari ini kita melaksanakan  penyuluhan yang pertama pada kelompok tani Saroha,”paparnya.

 

Nur azizah Rangkuti A MD juga mengatakan,” Seperti yang kita saksikan saat ini, ada beberapa unit alat berat jenis exavator yang sedang beroperasi untuk pemerataan lahan bekas tambang di lahan yang ke ll ini.Sebagaimana kita yang kuta saksikan sekarang lokasi ini perlu menggunakan alat berat untuk meratakan lahan,karena kalau dengan tenaga manual sangat sulit dilakukan agar lahan ini layak tanam,”paparnya.

 

Sutan Parlaungan selaku tokoh masyarakat setempat kepada media ini menyampaikan,”Kita selaku warga setempat sangat mendukung dan mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada pihak swasta yang telah berpartisipasi dalam upaya reklamasi lahan ini “ujarnya.

 

“Tanpa partisipasi pihak swasta dalam hal ini saudara Pawang Lubis,mungkin program ini sulit dilaksanakan.Sebab, untuk pemerataan lahan ini agar layak tanam kembali diperlukan alat berat yang sudah pasti memerlukan dana yang tidak sedikit,”ungkap Parlaungan.

 

“Kami sampaikan kepada masyarakat bahwa alat yang beroperasi di lokasi ini adalah untuk pemerataan lahan bekas galian tambang untuk dijadikan kembali lahan yang layak tanam.Kami sangat berharap agar seluruh lapisan masyarakat mendukung program ini agar sejalan dengan program presiden Prabowo dalam menuju ketahanan pangan nasional yang kuat,” tutup Parlaungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *