Madina Polmas Poldasu
Maraknya Pertambangan Emas di perbukitan kecamatan Hutabargot kabupaten Mandailing Natal membawa berkah tersendiri bagi warga setempat.
Dengan ucapan rasa syukur Pada Allah yang tiada terhingga, kami saat ini memiliki usaha dan lapangan pekerjaan melalui tambang emas di gunung Hutabargot. inilah secercah doa para tukang langsir,tukang panggul barang yang datang dari berbagai penjuru di Sumatera Utara.
Disebutkan demikian karena warga masyarakat yang datang menjadi pekerja sebagai tukang langsir di gunung Hutabargot ternyata bukan orang Mandailing Natal saja, ada yang datang dari Padang Sidempuan,Palas,Paluta dan Nias.
Berdasarkan hasil wawancara singkat Minggu 12/1/2025, dengan warga setempat yang bekerja sebagai tukang langsir yang ada di gunung Hutabargot ucok lomlom 42 tahun mengatakan ” bahwa tukang langsir yang bekerja di gunung Hutabargot ada sekitaran 1500 orang,bahkan sampai lebih.
kami merasa sakit hati dan gusar sekali,apabila pertambangan rakyat ini sampai ditutup,kami berharap pada semua pihak baik pemerintah maupun pihak APH,agar tambang ini jangan ditutup.
Biarkan kami mencari nafkah, selama ini kami berharap pada pemerintah agar lapangan pekerjaan untuk kami dibuka, malah sampai saat ini lapangan pekerjaan itu belum ada juga,” ungkapnya.Dengan berhasilnya para penambang emas di gunung Hutabargot,kami ikut juga kecipratan rezeki, kami ikut menjadi karyawan,tukang langsir, dan lain sebagainya,”tambahnya.
Berdasarkan pantauan Awak media Polmas Poldasu di gunung Hutabargot,ada ribuan orang yang kecipratan rezeki,ada dari kalangan family dan sahabat toke,masyarakat setempat dan masyarakat sekitar kabupaten Mandailing Natal.
Bahkan tak kita sangka sangka, banyak oknum oknum APH kecipratan rezeki dari gunung emas ini juga.
Keberadaan tambang Emas Hutabargot yang diketahui dari belasan tahun yang lalu ini terbukti telah membuka lapangan pekerjaan yang baru, khususnya bagi warga masyarakat Mandailing Natal, bahkan dengan adanya tambang rakyat ini perekonomian saat ini meningkat.
Para pedagang di pusat pasar Panyabungan merasa bersyukur ,bahwa saat ini dagangan mereka pada laku dan laris manis.
Para awak awak tukang becak pun tidak sepi lagi penumpang.
Cerita umak omak di kampung kampung bahwa dengan berbukanya tambang rakyat Hutabargot ini,tingkat kejahatan dan kenakalan remaja sangat jauh berkurang,pencurian pencurian pun sudah sangat jarang kita dengar.
Dengan Demikian tambang emas Hutabargot ini adalah keberkahan pada kami rakyat Mandailing Natal.
Demikian disampaikan Ucok lomlom dan kawan kawan pelangsir.







