Panyabungan, POLMAS POLDASU Online
Pemkab Mandailing Natal (Madina) menggelar Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) antar pesantren tingkat Kabupaten Madina. Kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Roihanul Jannah, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Selasa (18 /10/2022)
Bupati Madina, HM Ja’far Sukhairi Nasution diwakili pelaksana harian Sekretaris Daerah, Syahnan Batubara menyampaikan, merasa bangga melihat semangat para santri yang akan mengikuti berbagai cabang yang diperlombakan dalam kegiatan itu.
“Pak Bupati titip salam untuk kita semua yang ada di sini. Beliau minta maaf karena tidak bisa hadir akibat jadwal yang padat. Bupati meminta dengan ketidak hadiran tersebut tidak mengurangi rasa semangat para peserta dan para dewan juri,” ucapnya .
Kemudian disebutkan, Melihat prestasi beberapa hari yang lalu pada kegiatan Porsadin di Kabupaten Padang Lawas, Kabupaten Madina mendapat posisi terbaik ketiga tingkat Provinsi Sumatera Utara. Untuk itu, Bupati berharap kegiatan MQK nantinya di Provinsi, Madina bisa meraih juara terbaik pertama dari 33 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara.
Sebelumnya, di awal kegiatan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Madina, Bahruddin Juliadi Pakpahan, S.Sos melaporkan jumlah peserta dalam Musabaqah tersebut diikuti sebanyak 367 peserta.
Musabaqah tersebut berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 18 Oktober hingga 20 Oktober 2022. Seluruh pondok pesantren yang ada di Kabupaten Madina mengutus perwakilan peserta untuk mengikuti 3 cabang lomba yang terdiri dari 25 golongan tingkatan lomba
“Ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Nantinya, peserta yang berprestasi atau yang mendapat juara akan kita seleksi untuk mengikuti MQK tingkat Provinsi Sumatera Utara,” sebutnya
Dalam kesempatan itu Pimpinan Pondok Pesantren Roihanul Jannah, H. Ahmad Maimun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah atas keyakinan dalam memilih Roihanul Jannah sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan MQK tingkat Kabupaten Madina.
“Atas nama pimpinan pondok pesantren dan seluruh para guru mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu undangan dan peserta. Dengan berlangsungnya acara ini, bisa mencetak para anak-anak shaleh dan shalehah yang mampu memahami nilai nilai islami termasuk kitab kuning,” ujarnya.
Terlihat dalam acara Pembukaan MQK itu selain Plh Sekretaris Daerah Madina, Syahnan Batubara, beberapa kepala OPD, juga hadir Kakan Kemenag Madina, Drs Permohonan Siregar, para pimpinan, utusan pondok pesantren di Madina, dan unsur Muspika Kecamatan Lembah Sorik Marapi (071).













