BUPATI BATU BARA BUKA SOSIALISASI PROGRAM UNIVERSITAS TERBUKA

Batu Bara, (Polmas)

Bupati Batu Bara, Ir. H. Zahir, M AP., mengucapkan terimakasih atas hadirnya Direktur Universitas Tebuka (UT) Medan Ibu Yusrafiddin dan tim di wilayahnya. “Saya berharap UT akan dapat membantu memberikan solusi bagi masyarakat Kabupaten Batu Bara yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi namun terkendala dengan banyak hal terutama waktu dan pembiayaan. Universitas Terbuka (UT) memang menjangkau yang tak terjangkau sebagaimana slogan UT”, sebut Zahir yang diwaliki Kepala Dinas Pendidikan Ilyas Sitorus, S.E., M.Pd. saat memberikan ucapan selamat datang ke Kabupaten Batu Bara tanah bertuah kepada Direktur UT – Medan dan Tim sekaligus membuka Sosisalisasi Program Universitas Terbuka Medan dilingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara bertempat di Aula Rumah Dinas Bupati Batu Bara di Tanjung Gading Kecamatan Sei Suka, Selasa (05/7).

Lebih lanjut mantan Kabiro Humas dan Keprotokolan Pemprovsu itu mengatakan bahwa Universitas Terbuka (UT) adalah Universitas Negeri yang ke-45 didirikan Tahun 1984 dengan tujuan untuk memberikan kesempatan luas bagi Warga Negara Indonesia, di mana pun tempat tinggalnya, untuk memperoleh pendidikan tinggi.

Disamping itu ujarnya UT merupakan solusi dalam layanan pendidikan tinggi bagi orang – orang yang karena bekerja atau karena alasan lain tidak dapat melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi tatap muka dan UT juga mengembangkan program pendidikan akademik dan profesional sesuai dengan kebutuhan nyata pembangunan yang belum banyak dikembangkan oleh perguruan tinggi lain.

Oleh karenanya tokoh pendidikan yang dikenal sangat dekat dengan para wartawan itu mengajak keluarga besar Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara khususnya tenaga pendidik dan kependidikan yang belum mengikuti layanan Pendidikan Tinggi atau ingin mengikuti program Sertifikat peningkatan kompetensi keahlian khususnya bagi para Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) setara Diploma 1 (D-1), yaitu Program Sertfikat Guru Pendamping Muda Pendidikan Anak Usia Dini (PSGPM-PAUD), demikian juga halnya bagi guru-guru Sekolah Dasar. Jadi UT dengan sengaja disiapkan Pemerintah dalam rangka menjangkau yang tak terjaungkau. ” Karenanya mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kualifikasi diri”, ajak Ncekli safaan akrab Kadisdik Batu Bara tersebut.

Sementara Direktur UT – Medan Yusrafiddin, menyampaikan salam hormat untuk Bupati Batu Bara yang telah memfasilitasi pertemuan ini. “Kami sangat berterimakasih dipertemukan dengan perwakilan dari semua jenjang pengelola satuan Pendidikan di Kabupaten Batu Bara. Kami UT-Medan berkomitmen terus memberikan bantuan kepada calon mahasiswa dan Mahasiswi UT untuk dapat mengikuti program peningkatan kualifikasi ini dengan sebaik-baiknya”, papar Yusrafiddin.

Selanjutnya Yusrafiddin menguraikan bahwa Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) setempat dalam hal ini UT-Medan, terus dan akan mendorong untuk cara belajar mandiri dalam banyak hal agar mahasiswa memiliki kemampuan belajar secara efektif.

Mahasiswa UT tambahnya diharapkan siap untuk belajar mandiri secara efektif, mahasiswa UT dituntut memiliki disiplin diri, inisiatif, dan motivasi belajar yang kuat.

“Mahasiswa UT juga dituntut untuk dapat mengatur waktunya dengan efisien, sehingga dapat belajar secara teratur berdasarkan jadwal belajar yang ditentukan sendiri. Oleh karena itu, agar dapat berhasil belajar di UT, calon mahasiswa harus siap untuk belajar secara mandiri”, terang Direktur UT itu.

Dalam kesempatan tersebut Yus juga menyampaikan bahwa UT menerapkan sistem belajar jarak jauh dan terbuka. Istilah jarak jauh berarti pembelajaran tidak dilakukan secara tatap muka, melainkan menggunakan media, baik media cetak (modul) maupun non-cetak (audio/video, komputer/internet, siaran radio, dan televisi). Makna terbuka adalah tidak ada pembatasan usia, tahun ijazah, masa belajar, waktu registrasi, dan frekuensi mengikuti ujian. Batasan yang ada hanyalah bahwa setiap mahasiswa UT harus sudah menamatkan jenjang pendidikan menengah atas (SMA atau yang sederajat), tambahnya.

Masih menurut Yusrafiddin mengungkapkan Universitas Terbuka (UT) memiliki 4 Fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Program Pascasarjana (Magister dan Doktoral) dan semua Program Studi yang ada di UT sudah terakreditasi A dan B oleh BAN PT. Universitas Terbuka (UT) merupakan Perguruan Tinggi Negeri pertama yang menerapkan sistem pembelajaran dalam jaringan (daring) berbasis teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia.

Menutup sambutannya, Yusrafiddin mengungkapkan selain Program dengan kualifikasi tersebut di atas, Universitas Terbuka (UT) juga memiliki Program Sertifikat dikembangkan berdasarkan kerjasama Universitas Terbuka dengan Dirjen PAUD Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Pendidikan Tinggi, yang tertuang dalam MoU Nomor : 27/B.Bl.3/DN/2014 dan Nomor : 4l/UN3l/KS/2014, yang bertujuan dalam rangka meningkatkan kompetensi para Guru PAUD di seluruh Indonesia.

Hadir dalam Sosialisasi tersebut selain Kadisdik Batu Bara, Ilyas Sitorus, S.E., M.Pd., juga hadir Direktur UT Medan Yusrafiddin, Manager Registrasi dan Pengujian UT Medan Marhamah, Kabid PNFI Disdik, Syafrizal, Pejabat/Kasi Bidang Persekolahan dilingungan Disdik Batu Bara, K3S, Perwakilan Ka. UPT Paud/TK, Ka. UPT SD se-Kabupaten Batu Bara serta media cetak elektronik yang berkesempatan hadir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *