Batu Bara Polmas Poldasu.
Di kutip dari pemberitaan media massa belakangan ini, heboh tentang dugaan pengutipan biaya asesmen 5 sampai 10 juta kepala sekolah menjadi polemik berkepanjangan karena kebenarannya masih simpang siur hingga akhirnya mendapat keterangan dari plt kadis pendidikan Batu Bara Yasser Abdillah S.Sttp dalam siatan pers yang di kutip dari media SDIC.TV.Com.
Disebutkan bahwa plt Kadis Pendidikan tidak membenarkan pemberitaan dugaan pengutipan uang 5 juta hingga 10 juta tersebut .
“Kami tegaskan proses assessment kepala sekolah tidak di pungut biaya” seperti yang di kutip dari media tersebut.
Menurut info yang berkembang dugaan pengutipan itu di gunakan untuk mengikuti assessment di kenakan bagi tiap peserta atau kepala sekolah yang di asesmen sebagai syarat penetapan sebagai kepala sekolah.
Namun di lapangan info tersebut kok bisa tersebar secara tertutup pasti ada yang membocorkannya secara tidak bertanggung jawab ujar seorang tokoh masyarakat yang tidak ingin di sebutkan namanya, Ia pun meminta agar penegak hukum dapat menyelidikinya kepada tiap kepala sekolah yang mengikuti assesmen tentang keakuratan informasi pungli agar tidak.menjadi bola liar dan mencoreng dunia pendidikan Batu Bara
Sampai berita ini di tayangkan media Polmas Poldasu mencoba menghubungi dan mempertanyakan beberapa ketua kelompok K3S di tiap kecamatan tentang kebenaran informasi pengutipan tersebut masih menunggu jawaban.







