TAPANULI UTARA TABLOIDPOLMASPOLDASU.ID
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 2.782 keluarga di Kecamatan Sipoholon untuk periode Juli–September 2026.
Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan alokasi 10 kilogram beras per bulan. Bantuan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.
Pemkab Taput menegaskan, penyaluran bantuan sosial harus dilakukan secara tepat sasaran. Data kesejahteraan masyarakat yang masuk dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4 bersifat dinamis dan diperbarui secara berkala.
Masyarakat yang merasa memenuhi kriteria tetapi belum terdata sebagai penerima bantuan diimbau memanfaatkan sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital untuk mengajukan diri. Melalui mekanisme tersebut, kelayakan penerima dapat dinilai berdasarkan data dan ketentuan yang berlaku.
Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kondisi ekonomi keluarga dengan menghindari aktivitas yang dapat memperburuk keadaan, termasuk judi online (judol) dan pinjaman online ilegal (pinjol ilegal).
Di sisi lain, Pemkab Taput tidak ingin masyarakat hanya bergantung pada bantuan. Khusus sektor pertanian, petani didorong meningkatkan produktivitas melalui pola tanam padi dua kali setahun.
Untuk mendukung program tersebut, pemerintah menyediakan bantuan berupa bibit unggul dan pupuk bagi kelompok tani. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian sekaligus memperkuat pendapatan dan ketahanan pangan keluarga.
Bantuan pangan, menurut pemerintah, bukan semata-mata persoalan beras yang diterima masyarakat. Lebih dari itu, program tersebut diharapkan menjadi bagian dari perlindungan sosial yang transparan sekaligus membuka jalan menuju pemberdayaan ekonomi.
Pemerintah pun mengajak masyarakat aktif memperbarui data, memanfaatkan layanan digital dan mengikuti program pemberdayaan yang tersedia.
Bantuan untuk meringankan beban hari ini, pemberdayaan untuk membangun kemandirian di masa depan. Dengan data yang akurat, penyaluran yang tepat sasaran dan dukungan terhadap produktivitas masyarakat, program perlindungan sosial diharapkan benar-benar memberi manfaat bagi warga Tapanuli Utara.







