TB. Polmas Poldasu
Deni Parlindungan Lumbantoruan, Wakil Bupati Tapanuli Utara, menghadiri kegiatan Konsultasi Regional Produk Domestik Regional Bruto – Indikator Sosial Ekonomi (Konreg PDRB–ISE) se-Pulau Sumatera yang diselenggarakan di Hotel Santika Premiere Medan, Jumat (17/10/2025).
Acara strategis ini turut dihadiri oleh Harry Budi Utomo selaku Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Mohammad Bobby Afif Nasution selaku Gubernur Sumatera Utara, para Kepala BPS provinsi dan kabupaten/kota se-Sumatera, para bupati/wali kota, serta jajaran Bappelitbangda dan Dinas Kominfo dari berbagai daerah.
Dalam arahannya, Harry Budi Utomo menegaskan bahwa kebijakan pembangunan yang efektif harus berangkat dari data yang akurat dan terpercaya. Ia mengingatkan bahwa data bukan sekadar angka, tetapi landasan penting untuk perencanaan strategis pembangunan daerah.
“Pada triwulan III tahun 2025, perekonomian wilayah Sumatera menunjukkan kinerja positif dengan kontribusi sekitar satu perlima terhadap perekonomian nasional. Pertumbuhan ekonomi di kawasan ini tercatat sebesar 4,96 persen,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sektor pertanian dan industri pengolahan masih menjadi tulang punggung perekonomian Sumatera, sehingga perlu terus diperkuat. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai Incremental Capital Output Ratio (ICOR) agar tidak meningkat, karena hal tersebut dapat menghambat akselerasi pertumbuhan ekonomi.
“Pemerintah daerah harus sigap dalam menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi di wilayahnya masing-masing,” tambahnya.
Salah satu agenda penting dalam Konreg PDRB–ISE ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Pengelolaan Data Terpadu Sistem Ekonomi Nasional (DTSEN) antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota se-Sumatera Utara dengan BPS RI. MoU ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi pusat dan daerah dalam pengelolaan data statistik pembangunan.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas ditunjuknya Provinsi Sumatera Utara sebagai tuan rumah Konreg PDRB–ISE tahun ini. Ia menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 6–7 persen, salah satunya melalui pengendalian inflasi, peningkatan investasi, dan optimalisasi distribusi sumber daya alam.
“Pemprov Sumut terus mengembangkan kawasan industri di Kabupaten Batubara dengan dukungan infrastruktur yang memadai serta kemudahan bagi para investor,” ujar Gubernur.
Turut mendampingi Wakil Bupati Tapanuli Utara dalam kegiatan tersebut yaitu Plt. Kepala Bappelitbangda Taput, Kepala Dinas Kominfo Taput, serta Kepala BPS Kabupaten Tapanuli Utara.
Partisipasi ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam mendukung kebijakan pembangunan berbasis data, guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, stabil, dan berkelanjutan.







