Humbahas, Polmas
Suasana haru dan penuh sukacita mewarnai perayaan Pesta Panen Raya (Gotilon) yang digelar di HKBP Parlilitan, Kecamatan Parlilitan, Humbang Hasundutan. Perayaan ini menjadi momen istimewa dengan kehadiran langsung Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH, yang sekaligus meresmikan nama jalan Pendeta I.L. Nommensen, tokoh misionaris besar yang begitu dihormati masyarakat Batak.
Acara diawali dengan prosesi jemaat yang membawa hasil panen sebagai simbol ucapan syukur kepada Tuhan, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, tanda diresmikannya nama jalan baru tersebut.
Dalam ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt. Salomo Pasaribu, M.Div, jemaat diingatkan untuk tetap hidup dalam kasih dan ketaatan kepada Tuhan. “Gotilon bukan sekadar tradisi, tetapi ungkapan iman dan syukur atas berkat Tuhan,” tegasnya.
Usai ibadah, dilakukan penyerahan bantuan hibah keagamaan dari Pemerintah Kabupaten Humbahas kepada HKBP Parlilitan serta penyerahan ulos kepada Bupati dan Sekda sebagai bentuk penghormatan dan doa restu dari masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Oloan P. Nababan mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya bersyukur atas hasil panen, tetapi juga menjaga alam dan menghargai jasa para tokoh seperti Pendeta Nommensen.
“Gotilon ini wujud nyata iman kita. Kita harus terus menjaga lingkungan dan melanjutkan semangat pelayanan serta pengabdian dari Pendeta Nommensen,” ujarnya penuh semangat.
Peresmian nama jalan ini menjadi simbol penghormatan terhadap jasa Pendeta I.L. Nommensen, tokoh misionaris yang tak hanya berjasa dalam penginjilan, tetapi juga memajukan pendidikan, kesehatan, dan sosial masyarakat Batak.
Acara semakin semarak dengan lelang hasil panen, sebagai bentuk persembahan sukacita jemaat atas berkat yang diterima.
Turut hadir mendampingi Bupati sejumlah pejabat daerah, termasuk Sekda Chiristison R. Marbun, para kepala dinas, camat Parlilitan, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka menambah semarak dan makna kebersamaan dalam perayaan ini.
Pesta Gotilon dan peresmian jalan ini tidak hanya mempererat hubungan antara pemerintah dan gereja, tetapi juga menjadi momen penting untuk membangkitkan semangat gotong royong dan cinta terhadap warisan sejarah.







