Binjai (POLMAS)
Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol Sonny Irawan, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas narkoba, menekan kejahatan jalanan, serta meningkatkan ketertiban berlalu lintas. Penegasan itu disampaikan Kapolda Sonny saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Mapolres Binjai, Rabu (4/11/2026).
Didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara Ny. Yessie Sonny Irawan dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut, kedatangan Kapolda disambut Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Binjai Ny. Tika Bimo Moernanda.
Penyambutan berlangsung meriah dengan pengalungan bunga, tarian budaya Melayu, serta penghormatan dari jajaran personel Polres Binjai.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Sumut meresmikan Gereja Oikumene Polres Binjai. Ia juga melakukan penaburan benih ikan di kolam Wira Pratama, penanaman pohon buah di Taman Buah Wira Pratama, serta meninjau pelayanan bakti kesehatan bagi masyarakat di Poliklinik Polres Binjai.
Di hadapan jajaran kepolisian dan unsur Forkopimda, Sonny Irawan menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama, antarsuku, dan antarkelompok. Menurutnya, stabilitas keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Perwira tinggi Polri yang baru sekitar sebulan menjabat sebagai Kapolda Sumut itu juga memperkenalkan komitmen melalui program “Polisi Bersama Masyarakat Sumatera Utara”.
Program tersebut memiliki empat fokus utama, yakni menolak narkoba melalui pencegahan, edukasi, rehabilitasi dan penegakan hukum; memberantas kejahatan jalanan seperti begal, premanisme, pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan hingga pencurian dengan kekerasan.
Fokus lainnya adalah mewujudkan ketertiban berlalu lintas melalui edukasi, keteladanan, pendekatan humanis dan penegakan hukum.
“Mewujudkan ketertiban berlalu lintas melalui edukasi, keteladanan, pendekatan humanis dan penegakan hukum,” tegas Kapolda Sumut.
Kamtibmas di Kota Binjai Aman dan Kondusif.
Sementara itu, Wali Kota Binjai H. Amir Hamzah, M.AP., menyampaikan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Binjai hingga saat ini tetap aman dan kondusif. Hal tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari kerja sama dan kolaborasi Forkopimda serta seluruh elemen masyarakat.
Amir Hamzah juga menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kota Binjai terhadap langkah Polres Binjai dalam memberantas peredaran narkoba.
Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap penguatan institusi kepolisian, Wali Kota Binjai menyerahkan sertifikat tanah kepada Kapolda Sumut untuk pembangunan gedung Polsek Binjai Timur.
Lahan tersebut berada di Jalan Soekarno-Hatta KM 17, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur.
Kunjungan kerja ini turut dihadiri Ketua DPRD Binjai Hj. K. Gusuartini Br Surbakti, perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Binjai Gracieus Gracieus Kesuma Prinstama Perangin-angin, S.H., M.H.,
Kajari Binjai Dr. Iwan Setiawan, S.H., M.Hum., Kasdim 0203 Langkat Mayor Inf. Hasanuddin Batubara, S.Sos., perwakilan Danyon Raider 100 PS, Dankiban Kapten Inf. Hamdani, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Binjai.
Sinergi Jaga Kamtibmas
Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kunjungan Kapolda Sumut beserta Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara dan rombongan.
Ia berharap kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan dan meningkatkan kinerja jajaran Polres Binjai dalam menjalankan tugas kepolisian.
“Mohon arahan serta bimbingan agar Polres Binjai semakin profesional, humanis dan optimal dalam memberikan pelayanan, perlindungan serta pengayoman kepada masyarakat,” ucap AKBP Bimo Moernanda.
Kapolres juga berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat semakin kuat sehingga situasi Kamtibmas tetap terjaga, pelayanan publik semakin berkualitas, serta kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat.
Dengan empat fokus program yang ditekankan Kapolda Sumut, tantangan berikutnya adalah memastikan komitmen tersebut tidak berhenti pada arahan dan seremoni, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata dalam menjaga keamanan dan memberantas kejahatan di tengah masyarakat.







