HUMBAHAS — POLMAS POLDASU
Aktivitas perjudian togel darat di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) kembali menjadi sorotan masyarakat. Informasi mengenai dugaan praktik perjudian tersebut disebut masih beredar di sejumlah wilayah, meski persoalan serupa telah beberapa kali menjadi perhatian publik dan dikonfirmasi kepada pihak kepolisian.
Pada Rabu, 2 September 2026, awak media kembali melakukan konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Humbahas AKP Hitler Hutagalung terkait informasi dugaan aktivitas togel darat yang disebut masih berlangsung di sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Baktiraja, Lintong Nihuta dan Paranginan.
Konfirmasi tersebut disampaikan untuk memperoleh penjelasan resmi mengenai langkah kepolisian terhadap informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Namun hingga berita ini disusun, belum diperoleh tanggapan dari Kasat Reskrim.
PUBLIK MULAI BERTANYA
Tidak adanya tanggapan atas konfirmasi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Jika informasi mengenai dugaan perjudian telah berulang kali disampaikan, kepada siapa masyarakat harus mengadu agar laporan tersebut benar-benar mendapat perhatian dan tindak lanjut?
Pertanyaan tersebut menjadi semakin serius apabila dugaan aktivitas togel memang terjadi di lebih dari satu wilayah. Publik tentu berharap setiap informasi mengenai perjudian dapat diverifikasi dan, apabila terbukti, ditindak sesuai hukum.
Di tengah situasi tersebut, bahkan berkembang pembicaraan mengenai dugaan adanya pihak tertentu yang memperoleh keuntungan dari aktivitas perjudian. Namun, sampai saat ini informasi mengenai dugaan setoran atau penerimaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan tidak boleh dianggap sebagai fakta tanpa adanya bukti yang sah.
Karena itu, diperlukan klarifikasi dan penjelasan terbuka dari pihak berwenang agar berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat tidak semakin liar.
OKNUM MEDIA JUGA DISOROT
Sorotan masyarakat ternyata tidak hanya diarahkan kepada aparat penegak hukum. Sejumlah awak media yang bertugas di wilayah Humbahas juga ikut menjadi bahan pembicaraan.
Beredar informasi bahwa sebagian oknum media diduga menerima uang bulanan dengan nominal sekitar Rp150 ribu hingga Rp300 ribu. Dugaan tersebut kemudian dikaitkan dengan alasan mengapa aktivitas togel yang disebut-sebut berlangsung di sejumlah wilayah tidak banyak diberitakan oleh oknum tertentu.
Lebih jauh, beredar pula informasi mengenai dugaan pengiriman sejumlah dana kepada oknum media yang disebut-sebut berkaitan dengan seseorang bermarga Hutauruk.
Namun perlu ditegaskan, informasi tersebut masih berupa dugaan dan informasi yang beredar di masyarakat, bukan fakta yang telah terbukti secara hukum.
Jika benar terdapat bukti transaksi, rekening, percakapan, ataupun dokumen lain yang dapat dipertanggungjawabkan, bukti tersebut semestinya diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk dilakukan pemeriksaan dan verifikasi.
Jangan sampai isu yang belum terverifikasi justru berkembang menjadi tuduhan terhadap pihak tertentu tanpa dasar hukum yang jelas.
APAKAH TIDAK DIKETAHUI ATAU BELUM DITINDAK?
Masyarakat juga mempertanyakan bagaimana mungkin dugaan aktivitas perjudian dapat disebut berlangsung di sejumlah kecamatan, bahkan di wilayah yang tidak terlalu jauh dari pusat pemerintahan maupun Mapolres Humbahas.
Jika informasi tersebut benar, publik tentu berhak mendapatkan jawaban: apakah aktivitas tersebut memang tidak diketahui aparat, atau sudah diketahui tetapi belum dilakukan tindakan?
Pertanyaan ini penting dijawab secara terbuka agar tidak menimbulkan prasangka maupun persepsi negatif terhadap institusi kepolisian.
Apalagi pemberantasan perjudian merupakan bagian dari tugas penegakan hukum. Masyarakat tentu mengharapkan tidak hanya sekadar menerima laporan, tetapi juga adanya langkah nyata berupa pengecekan, penyelidikan, dan penindakan apabila ditemukan bukti pelanggaran hukum.
PUBLIK TAGIH AKSI NYATA
Masyarakat Humbahas berharap Kapolres Humbahas dapat memberikan penjelasan mengenai informasi dugaan togel yang berkembang tersebut.
Apabila setelah dilakukan pengecekan ditemukan adanya aktivitas perjudian, termasuk pihak yang berperan sebagai bandar, pengepul, pemasang, maupun pihak lain yang terbukti terlibat, publik berharap penanganannya dilakukan secara tegas dan transparan sesuai ketentuan hukum.
Sebaliknya, apabila informasi tersebut ternyata tidak benar, masyarakat juga berhak mengetahui hasil klarifikasi dari pihak kepolisian agar persoalan tersebut tidak terus menjadi bola liar.
Kini perhatian publik juga diarahkan kepada Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto. Masyarakat berharap jajaran Polda Sumatera Utara dapat memberikan perhatian terhadap informasi yang berkembang mengenai dugaan aktivitas togel di Humbahas, sekaligus memastikan apakah laporan tersebut memiliki dasar fakta yang dapat ditindaklanjuti.
Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan hanya karena muncul kesan bahwa laporan mengenai dugaan perjudian berulang kali disampaikan, tetapi tidak memperoleh penjelasan yang memadai.
POLMAS POLDASU menegaskan bahwa seluruh informasi mengenai dugaan keterlibatan pihak tertentu dalam aktivitas perjudian maupun dugaan penerimaan uang oleh oknum media masih memerlukan verifikasi dan pembuktian.
Hingga berita ini diterbitkan, ruang klarifikasi dan hak jawab tetap terbuka bagi Kapolres Humbahas, Kasat Reskrim, jajaran kepolisian, pihak yang disebut dalam pemberitaan, maupun pihak lainnya yang memiliki informasi atau bukti terkait.













