Tapanuli Utara – Tabloidpolmaspoldasu.id
Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Hutabarat, secara resmi membuka kegiatan Ujian Kenaikan Sabuk Kyu Wadokai yang diikuti sekitar 300 karateka dari berbagai dojo di Kabupaten Tapanuli Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan wisata Salib Kasih/Menara Pandang, Kecamatan Siatas Barita, Minggu (14/6/2026).
Acara yang berlangsung dengan penuh semangat dan disiplin itu turut didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Olahraga Kabupaten Tapanuli Utara, Betty Sitorus. Hadir pula Ketua Majelis Sabuk Hitam Wadokai Sumatera Utara Sensei Haryanto, Ketua Harian Wadokai Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Sensei Januarsa, Tim Penguji Wadokai Pemprov Sumut, Ketua KONI Tapanuli Utara, Ketua FORKI Tapanuli Utara, serta Ketua Wadokai Tapanuli Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Utara menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pengurus, pelatih, serta orang tua yang selama ini telah berperan aktif dalam mendukung pembinaan dan pengembangan olahraga karate di daerah tersebut. Menurutnya, keberhasilan pembinaan atlet tidak terlepas dari kerja sama dan komitmen semua pihak dalam membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, dan berprestasi.
“Ujian kenaikan sabuk ini bukan hanya menjadi sarana untuk mengukur kemampuan teknik para karateka, tetapi juga merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta mental yang tangguh. Nilai-nilai tersebut sangat diperlukan oleh generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan ujian dengan sungguh-sungguh, penuh semangat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Ia menekankan pentingnya sikap saling menghormati antara sesama karateka, pelatih, dan penguji sebagai bagian dari filosofi olahraga bela diri karate.
“Saya berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya, tetap menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan rasa hormat kepada pelatih maupun sesama karateka. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kita berharap akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama baik Tapanuli Utara di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” tambahnya.
Pelaksanaan ujian kenaikan sabuk di kawasan Salib Kasih juga memberikan nuansa tersendiri bagi para peserta. Selain menjadi salah satu destinasi wisata religi dan budaya unggulan di Tapanuli Utara, lokasi tersebut dinilai mampu memberikan motivasi dan semangat bagi para karateka dalam menjalani proses ujian.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Wadokai bersama pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi sekaligus membangun karakter generasi muda yang berintegritas, disiplin, dan memiliki daya saing tinggi demi kemajuan Kabupaten Tapanuli Utara.








