Rakyat Karo Bersuara Apresiasi Polres Karo Dorong Pemberantasan Narkoba dan Judi Lebih Maksimal

Kabanjahe, (Polmas)

Aksi unjuk rasa damai yang digelar oleh aliansi masyarakat Rakyat Karo Bersuara menghadirkan pesan kuat  apresiasi terhadap kinerja kepolisian, sekaligus dorongan agar penegakan hukum terhadap narkotika dan perjudian di Kabupaten Karo, Sumut, semakin dimaksimalkan hingga ke akar, Rabu (29/08-2026).

 

Aksi yang diikuti sekitar 10 orang tersebut dipimpin oleh koordinator lapangan Ronald Abdi Negara Sitepu. Massa memulai kegiatan dari Makam Pahlawan Kabanjahe sekitar pukul 10.45 WIB, kemudian bergerak menuju kantor DPRD Kabupaten Karo.

 

Di halaman DPRD, diterima langsung Ketua DPRD Iriani br Tarigan dan jajaranya, massa menyampaikan orasi terkait maraknya peredaran narkoba dan praktik perjudian di wilayah Karo. Mereka berharap DPRD dapat memperkuat fungsi pengawasan, khususnya terhadap aparat penegak hukum agar bekerja sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

 

Menanggai orasi tersebut DPRD Karo, menyatakan dukungan terhadap aksi tersebut. Bahkan, mereka turut mendampingi massa melanjutkan aksi ke Polres Karo.

 

Tiba di Mapolres Karo dan massa kembali menyampaikan orasi. Dalam penyampaiannya, massa secara terbuka mengapresiasi langkah cepat Polres Karo dalam merespons laporan masyarakat terkait lokasi perjudian dan penyalahgunaan narkotika, termasuk tindakan pemusnahan yang telah dilakukan, sehari teralkhir di Desa Sukatendel.

 

Namun demikian, mereka juga menegaskan tuntutan agar pemberantasan dilakukan lebih maksimal dan menyentuh akar permasalahan.

 

Kapolres Karo, AKBP Pebriandi Haloho SH SIK MSi.l, menyambut langsung massa dan membuka ruang dialog di Aula Pur Pur Sage. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan apresiasi atas keberanian masyarakat dalam menyuarakan penolakan terhadap penyakit masyarakat.

 

“Kami menerima setiap masukan dari rekan-rekan masyarakat dan sangat mengapresiasi langkah ini. Apa yang disuarakan merupakan bentuk dukungan nyata bagi Polres Karo dalam memberantas narkoba dan judi,” ujar Kapolres.

 

Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Menurutnya, peran aktif masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

 

“Harapan kami, seluruh masyarakat dapat bersama-sama menolak segala bentuk penyakit masyarakat. Setiap warga bisa menjadi ‘polisi’ bagi lingkungannya sendiri. Ini bagian dari pemberdayaan masyarakat,” lanjutnya.

 

Kapolres juga mengajak seluruh elemen untuk berkolaborasi dalam memerangi peredaran narkotika dan perjudian.

 

“Judi bukan budaya Karo, narkoba bukan budaya Karo. Budaya kita adalah gotong royong, bahu-membahu demi kebaikan,” tegasnya.

 

Aksi yang berlangsung tertib ini mencerminkan kolaborasi positif antara masyarakat, legislatif dan kepolisian. Di tengah tantangan peredaran narkotika dan perjudian, semangat saling mengapresiasi dan bekerja sama menjadi harapan baru bagi terciptanya Kabupaten Karo yang lebih aman dan bersih dari penyakit masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *