Tapanuli Utara – Tabloidpolmaspoldasu.id
Pasca insiden dugaan pengeroyokan yang menimpa dirinya, wartawan JP akhirnya menyampaikan pernyataan resmi kepada publik. Dalam keterangannya, JP mengucapkan terima kasih atas empati dan dukungan moral yang mengalir dari berbagai kalangan, sekaligus menegaskan komitmennya untuk menempuh jalur hukum secara profesional, Selasa (14/4/2026).
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh rekan dan masyarakat atas dukungan yang diberikan kepada saya pasca kejadian ini,” ujar JP dalam pernyataan tertulisnya.
JP menjelaskan, kronologi peristiwa telah disampaikan secara lengkap melalui sejumlah pemberitaan media sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik, agar informasi yang beredar tetap akurat dan tidak menimbulkan kesimpangsiuran.
Ia juga menyoroti beredarnya berbagai narasi dan video di media sosial, termasuk dari sejumlah akun tertentu, yang dinilai berpotensi membentuk opini publik yang tidak utuh dan cenderung menyesatkan.
Meski demikian, JP menegaskan dirinya tidak akan terlibat dalam polemik di ruang publik. Ia memilih untuk fokus pada proses hukum yang sedang berjalan.
“Saya memilih tidak melakukan bantahan di media sosial. Kasus ini telah saya laporkan secara resmi ke Polsek Pahae Jae, dan saya percaya proses hukum akan berjalan sebagaimana mestinya,” tegasnya.
Menurut JP, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen dalam menjunjung tinggi supremasi hukum. Ia menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum agar diproses sesuai prosedur operasional standar (SOP), dengan tetap mengedepankan asas netralitas, objektivitas, dan profesionalitas.
Dalam kesempatan itu, JP juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, baik berupa bantuan langsung maupun dukungan moral.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada jajaran Polres Tapanuli Utara atas respons cepat dan langkah awal penanganan perkara, mulai dari olah tempat kejadian perkara hingga pemeriksaan saksi-saksi.
Selain itu, JP juga mengapresiasi solidaritas rekan-rekan media, termasuk Tim Tabloidpolmaspoldasu.id, METROKAMPUNG.COM, serta seluruh insan pers yang turut mengawal kasus ini agar tetap menjadi perhatian publik.
Apresiasi juga diberikan kepada pihak RSUD Tarutung, khususnya kepada dr. Bobby Simanjuntak dan Naomi Aritonang, atas pelayanan dan fasilitas medis yang diberikan, mulai dari pemeriksaan hingga penanganan lanjutan, sehingga dirinya kini dapat menjalani rawat jalan di kediamannya.
Di akhir pernyataannya, JP turut menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang belum sempat ia respons secara pribadi, baik melalui pesan maupun panggilan telepon, mengingat kondisi kesehatannya yang masih dalam tahap pemulihan.
“Kiranya dukungan ini menjadi energi bagi saya untuk segera pulih dan kembali menjalankan tugas sebagai insan pers, dalam menjalankan fungsi kontrol sosial demi kepentingan publik,” tutupnya.
Hingga saat ini, kasus dugaan pengeroyokan tersebut masih dalam proses penanganan pihak kepolisian. Publik pun berharap agar penegakan hukum dapat berjalan secara transparan, objektif, dan berkeadilan.









