SPSI Kabupaten Batu Bara Gelar Rapat, Siap Turunkan Ribuan Pekerja Saat Aksi Unjuk Rasa pada May Day 2026

Batu Bara, (Polmas)

 

Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC K.SPSI) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Konsolidasi pada Kamis, (09/04/2026) bertempat di Savana Kopi Desa Sumber Makmur Kecamatan Lima Puluh Provinsi Sumatera Utara.

 

Rapat tersebut dilaksanakan dalam rangka mematangkan persiapan rencana aksi Unjuk Rasa yang akan dilakukan ribuan pekerja anggota SPSI saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 01 Mei 2026. Rapat yang berlangsung dalam suasana keakraban itu langsung dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat F.SPPP-K.SPSI Suparlianto, S.H., dan Ketua PD F.SPPP-K.SPSI Provinsi Sumatera Utara Suriono, S.T., M.Si. Selanjutnya, Rapat Konsolidasi juga dihadiri para Fungsionaris PC F.SPA serta Pengurus DPC K.SPSI Kabupaten Batu Bara, diantaranya: Ketua PC F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Batu Bara Erwin Zunaidi, S.H., Ketua PC F.SPPP-K.SPSI Kabupaten Batu Bara Taufik Nurdin, Sekretaris DPC K.SPSI Kabupaten Batu Bara Suhairi, S.Sos., S.H., Wakil Sekretaris DPC K.SPSI Kabupaten Batu Bara Juniwan Harahap, Pengurus PC F.SPRTMM-K.SPSI Kabupaten Batu Bara Hamsyaruddin, S.H.I, dan Satgas DPC K.SPSI Kabupaten Batu Bara Gatot Bentoro.

 

Ketua PC F.SPPP-K.SPSI Kabupaten Batu Bara Taufik Nurdin yang terpilih menjadi Ketua Gerakan Unjuk Rasa May Day 2026 didampingi Sekretaris DPC K.SPSI Kabupaten Batu Bara Suhairi, S.Sos., S.H., saat memberi keterangan kepada Wartawan usai acara Rapat menegaskan bahwa anggota SPSI di Kabupaten Batu Bara ada belasan ribu pekerja, dan pada May Day kali ini akan diturunkan untuk melakukan aksi Unjuk Rasa dengan tujuan ke Kantor Bupati dan Gedung DPRD Kabupaten Batu Bara.

 

Dalam penjelasannya kepada awak media, Taufik Nurdin memaparkan bahwa aksi Unjuk Rasa yang akan dilakukan pihaknya pada May Day mendatang sebagai imbas dari akumulasi kekecewaan para pekerja di Kabupaten Batu Bara atas kinerja pemerintah daerah dan DPRD yang sampai saat ini tidak memperlihatkan keberpihakan terhadap kehidupan pekerja/buruh.

 

“SPSI sudah menunggu selama 20 tahun lamanya sejak Kabupaten Batu Bara ini berdiri pada 08 Desember 2006, Kami melihat dan mengamati jalannya pemerintahan, Kami selama ini telah berupaya menjadi anak yang baik terhadap orang tua Kami, tapi faktanya sampai hari ini Kami tidak menemukan adanya perhatian pemerintah daerah terhadap nasib para pekerja di Kabupaten Batu Bara”, tegas Taufik kesal.

 

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa sudah cukuplah SPSI diam selama ini menjadi anak yang baik bagi orang tuanya, namun untuk perayaan May Day Tahun 2026 ini, para Pimpinan Federasi SPA-K.SPSI se-Kabupaten Batu Bara telah sepakat untuk turun ke jalan guna menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah dan DPRD agar mata mereka melek dan telinga mereka mendengar akan keluhan yang dialami para pekerja selama ini.

 

Ketika ditanya mengenai agenda apa saja yang akan disampaikan saat Unjuk Rasa May Day mendatang, Taufik Nurdin menjelaskan banyak agenda yang akan disuarakan saat aksi Unjuk Rasa nanti, namun dirinya masih enggan merinci satu persatu agenda dimaksud.

 

Sementara itu, Sekretaris DPC K.SPSI Kabupaten Batu Bara Suhairi, S.Sos., S.H., ketika diwawancarai awak media menandaskan, bahwa aksi Unjuk Rasa pada May Day 01 Mei 2026 akan diikuti oleh ribuan pekerja. “Saat ini Kami sedang melakukan koordinasi dengan para Pimpinan Unit Kerja (PUK) lintas SPA baik yang berada di perusahaan perusahaan, pergudangan, desa maupun kelurahan”, terang Suhairi dihadapan awak media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *