Bupati Taput Tinjau Langsung Ketersediaan Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

Tapanuli Utara – TB. Polmas Poldasu

 

Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, turun langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani tetap aman dan terdistribusi dengan baik. Kegiatan monitoring ini dilaksanakan di wilayah Pahae Julu dan Pahae Jae, dengan melibatkan jajaran perangkat daerah teknis terkait, Sabtu 11 April 2026 .

 

Dalam kunjungan tersebut, Bupati bersama rombongan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah distributor, di antaranya UD. Tani Sirambe Manis dan UD. Tanjung Brothers. Dari hasil pemantauan di lapangan, Bupati memastikan kondisi stok pupuk masih tersedia, namun perlu percepatan distribusi agar tidak menghambat kebutuhan petani di masa tanam.

 

Dalam arahannya, Bupati menegaskan kepada pihak distributor agar segera menyalurkan pupuk dari Gudang Lini III Siborongborong ke tingkat kios pengecer. Langkah ini dinilai penting untuk menjamin pupuk bersubsidi dapat diterima langsung oleh petani secara tepat waktu dan tepat sasaran, khususnya dalam menghadapi Musim Tanam I tahun 2026.

 

“Kita tidak ingin ada kelangkaan pupuk di tengah petani. Distribusi harus dipercepat dan diawasi dengan baik, sehingga kebutuhan petani benar-benar terpenuhi,” tegas Bupati di sela-sela kegiatan.

 

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas sektor pertanian, dengan memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi tidak mengalami hambatan, baik dari sisi stok maupun distribusi.

 

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, Camat setempat, serta Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bukti sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

 

Selain itu, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dengan PT Pupuk Indonesia terus diperkuat guna memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan optimal dan berkelanjutan.

 

Dengan langkah monitoring langsung ini, diharapkan kebutuhan pupuk petani di Tapanuli Utara dapat terpenuhi secara maksimal, sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga dan kesejahteraan petani semakin meningkat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *