Samosir, (Polmas)
Pemerintah Kabupaten Samosir menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Samosir Tahun 2027 di Sopo Bolon HKBP Pangururan, Rabu (11/3).
Musrenbang dibuka secara resmi oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama perwakilan Gubernur Sumatera Utara, Perencana Ahli Utama Ir. M. A. Effendi Pohan, ditandai dengan pemukulan gondang serta dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, pimpinan perangkat daerah, camat, instansi vertikal, BUMN/BUMD, akademisi, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan pembangunan daerah.
Mengangkat tema “Akselerasi Pembangunan Sumber Daya Manusia, Penguatan Ekonomi dan Inklusi Sosial Berbasis Pemberdayaan Masyarakat”, Bupati Vandiko menyampaikan bahwa pembangunan Kabupaten Samosir diarahkan pada peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan, kesehatan, dan keterampilan masyarakat agar lebih berdaya saing.
Selain itu, pemerintah juga mendorong penguatan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM, peningkatan produktivitas serta perluasan kesempatan kerja. Vandiko menegaskan bahwa pembangunan harus bersifat inklusif sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan.
“Pembangunan tidak boleh meninggalkan siapa pun, tetapi harus menjangkau seluruh masyarakat secara adil dan merata,” tegas Vandiko.
Dalam arahannya, perwakilan Gubernur Sumatera Utara M. A. Effendi Pohan menyampaikan bahwa pembangunan daerah harus selaras dengan visi Sumatera Utara “Kolaborasi Sumut Berkah Menuju Sumatera Utara Unggul, Maju dan Berkelanjutan” dengan fokus pada penguatan SDM, peningkatan konektivitas wilayah, penguatan ekonomi lokal, serta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Wakil Ketua DPRD Samosir Sarhockel Martopolo Tamba juga menekankan pentingnya peningkatan konektivitas wilayah melalui perbaikan jalan nasional dan provinsi serta perhatian terhadap lingkungan, khususnya kualitas air Danau Toba.
Musrenbang ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh unsur pemerintah daerah, DPRD, dan para pemangku kepentingan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Samosir yang lebih maju dan berkelanjutan.












