Wabup Taput Tinjau Gerakan Pangan Murah di Pasar Siborongborong, Pastikan Harga Bahan Pokok Terjangkau

TB. Polmas Poldasu

 

Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng. meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Pasar Siborongborong, Selasa (10/3/2026). Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga kestabilan pasokan dan harga di pasar menjelang Hari Raya Idul Fitri.

 

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati didampingi unsur Forkopimda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, pimpinan perangkat daerah teknis, serta jajaran terkait. Kehadiran pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi warga dalam memenuhi kebutuhan pokok.

 

Wakil Bupati menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan langkah nyata pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

 

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menjaga kestabilan pasokan serta harga bahan pokok di pasar,” ujar Dr. Deni P. Lumbantoruan.

 

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, SH., S.I.K. menyampaikan bahwa pemerintah bersama unsur Forkopimda terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan bahan pokok di pasar. Hal ini dilakukan agar harga tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) serta untuk mencegah adanya praktik penimbunan barang oleh pihak-pihak tertentu.

 

“Pedagang tentu diperbolehkan memperoleh keuntungan, namun tetap harus mematuhi aturan yang berlaku. Penimbunan barang tidak diperkenankan karena dapat merugikan masyarakat dan memicu kenaikan harga di pasaran,” tegas Kapolres.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tapanuli Utara SEY Pasaribu melaporkan bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Pasar Siborongborong berlangsung selama dua hari, yakni 10–11 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan di Pasar Tarutung pada 3–4 Maret 2026.

 

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan berbagai komoditas pangan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Beberapa komoditas yang disediakan antara lain beras sebanyak 6 ton, minyak goreng 2.000 liter, gula pasir 100 kilogram, tepung terigu 100 kilogram, serta telur ayam ras sebanyak 200 papan.

 

Adapun harga yang ditawarkan dalam Gerakan Pangan Murah tersebut yakni beras SPHP sebesar Rp56.500 per 5 kilogram, minyak goreng merek Minyakita Rp15.000 per liter, telur ayam ras Rp53.000 per papan, tepung terigu Rp14.000 per kilogram, serta gula pasir Rp18.000 per kilogram.

 

Selain meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, Wakil Bupati bersama Forkopimda dan pimpinan perangkat daerah teknis juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lapak pedagang di Pasar Siborongborong. Peninjauan ini bertujuan memastikan ketersediaan bahan pokok dan kelancaran distribusi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

 

Dari hasil sidak tersebut, Wakil Bupati menyampaikan bahwa secara umum ketersediaan stok bahan pokok di Pasar Siborongborong masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Sementara itu, harga bahan pokok di pasaran juga terpantau relatif stabil.

 

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap melalui Gerakan Pangan Murah dan pemantauan langsung ke pasar, stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok dapat terus terjaga sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih mudah, khususnya menjelang perayaan Idul Fitri.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *