ADIAN KOTING – TB. POLMAS POLDASU
Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Adian Koting Tahun 2027. Kegiatan tersebut digelar di Sopo Godang Gereja HKBP Adian Koting, Senin (2/3/2026), dengan mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Kualitas SDM untuk Meningkatkan Daya Saing serta Ketahanan Daerah.”
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi harus bertumpu pada penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama kemajuan daerah.
Menurutnya, implementasi program SAITAPAIAS (Siswa-siswi Tapanuli Utara Peduli Kebersihan Sekolah dan Lingkungan) serta TAPAMAJUMA (Tapanuli Utara Maretong, Manjaha, Martorsa) menjadi langkah strategis dalam membangun karakter, kedisiplinan, serta budaya gotong royong sejak dini.
“SDM unggul merupakan fondasi pembangunan daerah dan merambah seluruh bidang kehidupan, mulai dari pendidikan, pertanian, hingga keterampilan teknis. Jika SDM kita kuat, maka daya saing daerah juga akan meningkat,” ujar Wakil Bupati.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan sinergi antar desa dalam mendukung ketahanan pangan melalui perencanaan terpadu, termasuk memanfaatkan peluang program MBG dan SPPG. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengembangkan komoditas unggulan yang bernilai ekonomi.
Di sektor lingkungan dan pengelolaan sampah, Wakil Bupati menyampaikan bahwa Bupati Tapanuli Utara tengah menggalakkan gerakan “Takkal”, yakni upaya pengolahan pupuk organik dengan mengumpulkan limbah rumah tangga organik maupun sampah. Program ini terintegrasi dengan SAITAPAIAS sebagai bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan.
“Kita manfaatkan potensi sekitar 60 ton sampah organik dari total 180 ton sampah harian sebagai bahan pupuk organik melalui pengelolaan ‘Takkal’. Ini bukan hanya solusi lingkungan, tetapi juga peluang ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya.
Selain sektor pertanian dan lingkungan, Wakil Bupati juga mendorong optimalisasi potensi pariwisata daerah. Destinasi unggulan seperti , , dan dinilai memiliki daya tarik besar yang harus ditata dan dipromosikan secara berkelanjutan, didukung pengembangan produk unggulan lokal sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan bahwa perubahan besar di daerah tidak semata-mata bergantung pada pembangunan infrastruktur, melainkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia menekankan tiga prinsip pelayanan prima, yakni kehadiran (availability), keandalan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi secara profesional dan berdampak nyata, serta keberlanjutan pelayanan yang konsisten dan berkesinambungan.
“Pelayanan prima tidak membutuhkan anggaran besar, tetapi membutuhkan komitmen dan integritas. Jika aparatur hadir, bekerja dengan profesional, dan konsisten melayani masyarakat, maka kepercayaan publik akan tumbuh,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) secara akurat dan tepat waktu. Validitas data, menurutnya, menjadi kunci agar program bantuan sosial dan intervensi pemerintah benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Musrenbang RKPD Kecamatan Adian Koting Tahun 2027 diharapkan menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat, menyelaraskan prioritas pembangunan desa dan kecamatan, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat demi terwujudnya Tapanuli Utara yang berdaya saing dan tangguh secara ekonomi maupun sosial.







