Tauran Tengah Malam Ramadhan Pemuda Lempar Bom Malotop Polisi Menghilang.

Baru Bara ,Polmas Poldasu.

 

Tauran antar geng pemuda Minggu dini hari 21/2 malam yang di duga melibat puluhan orang pemuda dari gang Solo,gang Yogya di Tanjung Tiram sejak awal bulan Ramadhan semakin tidak terkendali.

 

Perkelahian antar geng pemuda itu sudah membahayakan rumah warga dan pejalan kaki serta kendaraan yang melintas di seputar tempat perkara , persis nya di depan jalan Beringin desa Bogak kecamatan Tanjung Tiram.

 

Pasalnya mereka menggunakan boom Malotop dari botol yang disulut api di dilemparkan ke badan jalan sepanjang jalan beringin.Akibatnya api menyala dan serpihan kaca berserakan sepanjang jalan Beringin.

 

Jerit histeris warga melihat aksi pemuda membawa api dan celurit serta benda tajam lainnya malah menambah pelaku tauran tersebut semakin mengancam warga sekitar dengan kata kata akan membakar kampung, ujar seorang ibu menuturkan pada Polmas yang tak mau di sebut namanya.

 

Warga kesal tak satupun pihak keamanan datang mengatasi tauran tersebut yang sudah berlangsung dalam satu minggu ini terutama menyambut awal Ramadhan ,Polmas coba menghubungi pihak kepolisiaan saat kejadian tersebut namun tak dapat di hubungi .

 

Banyak warga yang mengumpat atas tiadanya tindakan pihak kepolisian setempat atas ramainya tauran tersebut.walau setelah kejadian banyak warga berkumpul tak lama setelah kejadian pihak kepolisian datang mengamankan lokasi barulah situasi mereda karena para kelompok pemuda tersebut menghilang dari lokasi

 

 

Sampai berita ini di turunkan

kekhawatiran warga desa Bogak cemas kejadian ini terulang lagi tanpa tindakan dari pihak kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *