TB. Polmas Poldasu
Dalam rangka mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat pada perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tapanuli Utara bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melaksanakan survei kondisi jalan rusak serta jalur alternatif, Selasa (16/12/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendukung kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin Toba 2025, yang bertujuan menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Survei dilakukan sebagai langkah antisipatif guna meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas akibat kondisi infrastruktur jalan yang kurang memadai.
Survei lapangan tersebut melibatkan berbagai unsur lintas sektor, di antaranya Dinas Perhubungan Kabupaten Tapanuli Utara, Bag Ops Polres Taput, Polsek Pangaribuan, Dinas PUPR, Bina Marga Provinsi Sumatera Utara, serta unsur pemerintah kecamatan. Sinergi ini menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan.
Fokus survei diarahkan ke wilayah Kecamatan Sipahutar dan Kecamatan Pangaribuan, terutama pada ruas jalan penghubung menuju Kabupaten Tapanuli Selatan yang diperkirakan akan mengalami peningkatan volume kendaraan selama Nataru. Dari hasil peninjauan di lapangan, ditemukan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan dan dinilai berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kasat Lantas Polres Tapanuli Utara AKP Romi Syahputra menyampaikan bahwa survei ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memetakan secara langsung titik-titik rawan kecelakaan dan hambatan lalu lintas.
> “Melalui survei ini, kita ingin memastikan kondisi jalan yang akan dilalui masyarakat benar-benar siap. Pemetaan titik rawan sangat penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sebelum memasuki puncak arus Natal dan Tahun Baru,” ujar AKP Romi Syahputra.
Berdasarkan hasil survei, tercatat terdapat tiga titik longsor, yakni di Desa Aek Nauli Dusun Onan Tukka, Kecamatan Sipahutar, Desa Sibikke, serta Desa Batunadua Dusun Sinamikkir, Kecamatan Pangaribuan. Kondisi tersebut dinilai rawan, terlebih saat curah hujan tinggi, sehingga memerlukan penanganan segera.
Sebagai tindak lanjut, instansi terkait telah mengerahkan alat berat untuk melakukan pelebaran badan jalan, serta melaksanakan penaburan batu (sertu) pada sejumlah ruas jalan yang berlubang. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran bagi para pengguna jalan.
Melalui kegiatan ini, Polres Tapanuli Utara bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa berhati-hati dalam berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan, khususnya saat melintasi jalur-jalur yang masih dalam proses penanganan.
Dengan terjalinnya sinergi lintas sektor tersebut, diharapkan kondisi lalu lintas di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2025 dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan momen Nataru dengan rasa aman dan nyaman.







