Pemkab Tapanuli Utara Matangkan Rencana Pembangunan Hunian Sementara dan Hunian Tetap bagi Masyarakat Terdampak Bencana

Tapanuli Utara — TB. Polmas Poldasu

 

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus mematangkan rencana pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Kabupaten Tapanuli Utara. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penanganan darurat sekaligus pemulihan pascabencana secara berkelanjutan.

 

Dalam rencana tersebut, sebanyak 200 unit hunian disiapkan, yang terdiri dari hunian sementara dan hunian tetap, untuk masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat bencana alam. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga telah mengajukan permohonan dukungan kepada pemerintah pusat guna merealisasikan pembangunan hunian dimaksud.

 

Hunian sementara disiapkan sebagai solusi awal agar masyarakat terdampak tidak terlalu lama tinggal di tenda-tenda pengungsian, sementara hunian tetap direncanakan sebagai tempat tinggal permanen yang layak dan aman bagi warga pascabencana.

 

Dalam rangka memastikan kesiapan rencana relokasi, Pemkab Tapanuli Utara bersama pihak terkait melakukan peninjauan lapangan serta koordinasi langsung guna melihat kondisi wilayah terdampak dan menentukan lokasi yang aman, layak, serta memenuhi persyaratan teknis pembangunan hunian.

 

Peninjauan lapangan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan kementerian, perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tim kemanusiaan Buddha Suci, Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak.

 

Salah satu lokasi yang tengah dipertimbangkan sebagai kawasan relokasi berada di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, kesiapan lahan, serta akses terhadap fasilitas umum dan infrastruktur dasar.

 

Bupati Tapanuli Utara dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan dan pemulihan pascabencana di Kabupaten Tapanuli Utara.

 

“Kami berharap lokasi relokasi dapat segera ditetapkan dan pembangunan hunian, baik hunian sementara maupun hunian tetap, dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat tidak lagi harus tinggal di tenda-tenda pengungsian,” ujar Bupati.

 

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk mengawal seluruh proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan hunian agar berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, dan benar-benar diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana alam.

 

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan unsur kemanusiaan, Pemkab Tapanuli Utara berharap rencana pembangunan hunian sementara dan hunian tetap ini dapat segera terwujud sebagai solusi nyata bagi pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *