Bupati Tapanuli Utara Lantik 47 Pejabat, Tegaskan Penguatan Struktur Pelayanan Publik yang Profesional

Tapanuli Utara – TB. Polmas Poldasu

 

Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si, melantik 33 Pejabat Administrator dan 14 Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Pelantikan berlangsung di Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Selasa (25/11/2025).

 

Acara pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, Staf Ahli Bupati, para asisten, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kepala bagian di Sekretariat Daerah.

 

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pelantikan dan pergantian jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan aparatur serta upaya memperkuat struktur pelayanan publik yang lebih profesional, responsif, dan sesuai arah pembangunan daerah.

 

“Pelantikan dan pergantian jabatan bukan sekadar acara seremonial, tetapi langkah untuk memperkuat kinerja perangkat daerah. Selama saya menjabat, tidak ada jabatan yang dibiarkan lebih dari dua tahun kecuali pejabat tersebut mampu menunjukkan prestasi dan keunggulan yang jelas,” tegas Bupati.

 

Ia menjelaskan bahwa rotasi jabatan dilakukan secara terukur, objektif, serta menyesuaikan kebutuhan organisasi dan hasil evaluasi terhadap kinerja aparatur. Selain itu, Bupati menekankan bahwa jabatan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan profesionalisme, integritas, keteladanan, dan loyalitas.

 

“Keputusan ini ditetapkan melalui pertimbangan yang matang. Jabatan bukan hanya posisi, tetapi tanggung jawab. Para pejabat sudah menandatangani Fakta Integritas, dan ini bukan sekadar formalitas, tetapi komitmen moral untuk menjalankan tugas sesuai aturan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

 

Bupati juga mengingatkan agar seluruh pejabat segera beradaptasi dengan ritme kerja pimpinan, bekerja cepat, serta mampu memberikan hasil yang maksimal. Ia menegaskan bahwa evaluasi akan terus dilakukan sebagai bagian dari proses peningkatan kinerja birokrasi.

 

Khusus kepada para camat yang dilantik, Bupati meminta agar lebih proaktif menjaga kebersihan wilayah, mengoptimalkan pengelolaan sampah, mendorong semangat gotong-royong, serta memastikan pelayanan publik berjalan semakin baik di tingkat kecamatan.

 

“Camat harus mampu hadir di tengah masyarakat, merespons kebutuhan tanpa menunda, dan melakukan inovasi untuk kepentingan warga,” tutup Bupati dalam sambutannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *