TB. Polmas Poldasu
Suasana sore di Kantor Sekretariat Tabloid Polmas Poldasu, Jalan Dolok Sanggul Sitampurung KM 5, Siborongborong, tampak akrab namun penuh makna. Litbang Tabloid Polmas Poldasu, Syarif Simarmata, mengundang Koordinator Wilayah Tapanuli Raya, J. Therling Sianturi, untuk melakukan diskusi terbatas membahas evaluasi kerja, koordinasi lapangan, dan langkah strategis menghadapi tahun 2026 mendatang, Sabtu 8 November 2025.
Pertemuan dua unsur penting dalam struktur media itu berlangsung dalam suasana kekeluargaan, diselingi dengan pembahasan serius mengenai perkembangan dunia jurnalistik di wilayah Tapanuli Raya. Meski sederhana, pertemuan tersebut menjadi wadah penting untuk memperkuat komunikasi antara pusat dan daerah, memastikan arah kerja media tetap konsisten, profesional, dan berimbang.
Dalam pembicaraan yang hangat dan terbuka, Syarif Simarmata menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras wartawan Polmas Poldasu di wilayah Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, dan Toba sepanjang tahun 2025. Ia menilai bahwa di bawah koordinasi J. Therling Sianturi, para wartawan di daerah telah menunjukkan kinerja yang baik, solid, serta mampu menjaga profesionalisme di tengah dinamika lapangan yang semakin kompleks.
“Saya mengundang langsung Koordinator Wilayah Tapanuli Raya karena saya ingin mendengar langsung situasi di lapangan dan menyampaikan apresiasi atas kinerja tim selama ini. Saya melihat para wartawan kita di wilayah Tapanuli Raya mampu menjaga semangat kerja yang tinggi, tetap solid, dan tidak lepas dari prinsip etika jurnalistik. Itu yang patut kita banggakan,” ujar Syarif Simarmata.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan sebuah media tidak hanya diukur dari banyaknya berita yang dipublikasikan, tetapi dari mutu, keseimbangan, dan tanggung jawab moral terhadap publik.
“Media itu hidup dari kepercayaan masyarakat. Karena itu, setiap pemberitaan harus berbasis fakta dan tidak boleh keluar dari prinsip objektivitas. Kita harus menjadi media yang menenangkan, bukan memecah. Wartawan Polmas harus selalu menjadi teladan dalam menjaga akurasi dan etika,” tegasnya.
Selain memberikan apresiasi, Syarif juga menekankan pentingnya koordinasi yang kuat antara pusat dan wilayah. Ia berharap agar koordinator tetap menjadi penghubung yang aktif antara Litbang dan seluruh wartawan di lapangan.
“Saya berpesan kepada Koordinator Wilayah agar terus memberikan masukan dan arahan kepada semua wartawan di bawah koordinasinya. Jangan berhenti menyemangati tim dan tetaplah menjadi teladan dalam sikap, tanggung jawab, dan kebersamaan. Wartawan kita harus merasa bahwa mereka bekerja dalam satu keluarga besar yang saling mendukung,” katanya.
Menanggapi hal itu, Koordinator Tabloid Polmas Poldasu Wilayah Tapanuli Raya, J. Therling Sianturi, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Litbang. Ia menilai, undangan diskusi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan semangat kebersamaan yang selama ini menjadi ciri khas Polmas Poldasu.
“Saya sangat berterima kasih atas perhatian dari Litbang. Pertemuan ini memberi semangat baru bagi kami di lapangan. Arahan dan masukan dari pusat menjadi pedoman penting untuk memperkuat kinerja wartawan di wilayah,” ujar Therling.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kekompakan dan semangat tim di bawah koordinasinya, serta terus mendorong peningkatan profesionalisme wartawan di Tapanuli Raya.
“Saya akan terus berkoordinasi dengan semua wartawan agar tetap solid dan terarah. Kami akan terus memperbaiki cara kerja, meningkatkan kualitas penulisan, dan menjaga nama baik media. Wartawan Polmas Poldasu harus bisa menjadi panutan di lapangan profesional, bertanggung jawab, dan mampu menjaga kepercayaan publik,” ucapnya.
Lebih lanjut, Therling menilai bahwa tantangan dunia jurnalistik di tahun-tahun mendatang semakin besar, terutama dengan berkembangnya media digital dan derasnya arus informasi yang belum tentu benar. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen memperkuat pembinaan internal, literasi digital, dan pemahaman regulasi pers agar setiap wartawan memiliki bekal yang memadai dalam menjalankan tugasnya.
“Kami tidak ingin wartawan hanya sekadar cepat menulis berita, tapi juga cerdas dalam memverifikasi dan menyaring informasi. Di era digital ini, kehati-hatian dan kejujuran menjadi kunci utama,” tambahnya.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan penegasan kembali komitmen bersama antara Litbang dan Koordinator Wilayah untuk terus menjaga koordinasi dan kekompakan seluruh jajaran di Tapanuli Raya. Keduanya sepakat bahwa Polmas Poldasu harus tetap menjadi media yang berpijak pada nilai-nilai kebenaran, etika, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Dengan semangat itu, Tabloid Polmas Poldasu menatap tahun 2026 dengan optimisme baru memperkuat sinergi antara pusat dan daerah, meningkatkan kapasitas wartawan, serta menghadirkan pemberitaan yang bermutu, akurat, dan membangun kepercayaan publik.







