Ketua DPC GRIB Jaya Taput Hadiri Acara Adat “Ulahon Saur Matua” di Siborongborong

 

Siborongborong, 5 November 2025

 

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kabupaten Tapanuli Utara, Roy Timmer Tampubolon, bersama Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Siborongborong Jufri Lumbantoruan, Sekretaris PAC OIip Lumbantoruan, S.H., serta sejumlah pengurus dan anggota GRIB Jaya, menghadiri acara adat “Ulahon Saur Matua” atas meninggalnya St. Donner Silaban (Op. Mariana Doli) yang berpulang dalam usia 70 tahun.

 

Acara adat yang berlangsung di kediaman almarhum, Desa Sitampurung, Kecamatan Siborongborong, berjalan dengan khidmat dan sarat suasana kekeluargaan. Keluarga besar, kerabat, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen organisasi kemasyarakatan turut hadir menyampaikan duka cita dan penghormatan terakhir kepada almarhum.

 

Diketahui, St. Donner Silaban merupakan orang tua dari Fendi Silaban, salah satu anggota aktif GRIB Jaya Kabupaten Tapanuli Utara.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC GRIB Jaya Taput Roy Timmer Tampubolon menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum.

 

“Atas nama keluarga besar GRIB Jaya Kabupaten Tapanuli Utara, kami menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. Almarhum semasa hidup dikenal sebagai sosok yang baik, rendah hati, dan dekat dengan masyarakat. Semoga keluarga, khususnya saudara kita Fendi Silaban beserta seluruh keluarga yang ditinggalkan, diberikan kekuatan dan ketabahan oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Roy.

 

Sementara itu, Ketua PAC GRIB Jaya Kecamatan Siborongborong Jufri Lumbantoruan menegaskan bahwa kehadiran jajaran GRIB Jaya merupakan bentuk solidaritas dan persaudaraan antaranggota.

 

“Kami hadir bukan hanya untuk menyampaikan duka cita, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral kepada keluarga besar almarhum, terutama rekan kami Fendi Silaban. Semoga keluarga tetap tabah dan meneruskan nilai-nilai kebaikan yang diwariskan almarhum,” ucap Jufri.

 

Sekretaris PAC Siborongborong OIip Lumbantoruan, S.H. juga menyampaikan bahwa GRIB Jaya akan terus menjaga semangat kebersamaan antaranggota dalam suka maupun duka.

 

“Kita diajarkan untuk saling mendukung dan menguatkan. Itulah makna sejati dari kebersamaan dalam GRIB Jaya,” tuturnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Hemat Tampubolon, mewakili seluruh anggota GRIB Jaya Taput, menambahkan bahwa partisipasi organisasi dalam acara adat seperti ini adalah bentuk penghormatan terhadap budaya Batak yang sarat nilai moral dan sosial.

 

“Kami dari GRIB Jaya senantiasa berusaha hadir di tengah masyarakat, baik dalam suka maupun duka. Tradisi adat seperti Ulahon Saur Matua mencerminkan rasa hormat dan kasih keluarga kepada orang tua yang telah menuntun anak-anaknya hingga berhasil. Nilai inilah yang juga menjadi semangat perjuangan GRIB Jaya,” kata Hemat.

 

Upacara adat Ulahon Saur Matua merupakan tradisi masyarakat Batak sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada orang tua yang telah lanjut usia dan meninggalkan keturunan yang semuanya telah berkeluarga. Tradisi ini menjadi simbol kasih, penghargaan, serta rasa syukur atas kehidupan yang penuh berkat.

 

Kehadiran jajaran GRIB Jaya Taput dalam acara adat tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial dan semangat kekeluargaan yang terus dijaga dalam tubuh organisasi. GRIB Jaya Taput berkomitmen untuk senantiasa hadir bersama masyarakat, menjaga nilai adat, kemanusiaan, serta kebersamaan di Kabupaten Tapanuli Utara.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *