Tarutung – TB. Polmas Poldasu
Kondisi Sekolah Dasar (SD) Negeri 173129 Sitampurung, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, kembali menjadi sorotan tajam publik. Meski mendapatkan kucuran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang cukup signifikan setiap tahunnya, kondisi fisik sekolah justru jauh dari kata layak, Jumat (31/10/2025).
Bangunan sekolah tampak kusam dan tak terawat. Lantai ruang kelas banyak yang rusak dan tidak rata, dinding bangunan mulai retak, sementara cat tembok mengelupas dan kusam. Fasilitas belajar pun sangat terbatas, sehingga membuat suasana belajar-mengajar menjadi tidak nyaman bagi para siswa.
“Kami sangat prihatin melihat kondisi sekolah seperti ini. Anak-anak belajar dalam keterbatasan. Kadang kami sebagai orang tua ikut sedih melihat mereka belajar di ruangan yang rusak,” ujar seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya.
Tim awak media yang berusaha mengonfirmasi pihak sekolah mengenai kondisi bangunan dan penggunaan dana BOS, tidak mendapat tanggapan apapun dari kepala sekolah. Sang kepala sekolah disebut-sebut memilih menghindar saat didatangi wartawan dan bungkam seribu bahasa, seolah “alergi” terhadap kehadiran media.
Sikap tertutup ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat, terutama terkait transparansi penggunaan dana BOS yang seharusnya dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh sekolah dan peserta didik.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdis) Tapanuli Utara saat dikonfirmasi menyampaikan tanggapan singkat.
“Terima kasih atas perhatiannya. Kita harapkan kepala sekolah menggunakan dana BOS dengan tepat guna,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Pendidikan (Kadis) Tapanuli Utara juga menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti informasi tersebut.
“Akan kita cek ke lokasi,” tegasnya singkat saat dihubungi wartawan.
Warga dan tokoh masyarakat Sitampurung mendesak pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan Tapanuli Utara, untuk tidak tinggal diam dan segera melakukan pemeriksaan langsung ke sekolah tersebut. Mereka juga meminta transparansi pengelolaan dana BOS agar tidak menimbulkan dugaan-dugaan negatif di masyarakat.
“Kami ingin tahu ke mana dana BOS selama ini digunakan. Jangan sampai uang negara yang seharusnya untuk pendidikan malah tidak sampai ke sasaran,” ujar seorang tokoh masyarakat Sitampurung dengan nada kecewa.
Masyarakat berharap, perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bisa segera diwujudkan. Sebab, masa depan anak-anak Sitampurung sangat bergantung pada kualitas pendidikan dan lingkungan belajar yang layak.







