Tapanuli Utara – TB. Polmas Poldasu
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bersama jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara terus memperkuat sinergi dalam mendukung program nasional pemenuhan gizi masyarakat. Hal ini ditandai dengan kehadiran Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol. Rony Samtana Tarigan, S.I.K., M.T.C.P. dalam kegiatan Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Tapanuli Utara, yang digelar di Asrama Polisi, Jalan K.S. Tubun, Tangsi, Tarutung, Rabu (29/10/2025).
Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si. bersama Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak turut menyambut langsung kehadiran Wakapoldasu beserta rombongan. Turut mendampingi Wakapolda, Ny. Martina Rony Santana, Kabid TIK Polda Sumut Kombes Pol Dr. M. Adenan AS, S.H., S.I.K., M.H, Karo Rena Kombes Pol Adhy Fandy Arryanto UH, S.I.K., S.H, serta Karumkit Bhayangkara Medan Kombes Pol dr. Taufik Ismail, Sp.OG, beserta para istri.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata jajaran Polda Sumut terhadap inisiatif Polres Taput dalam memperkuat implementasi program gizi nasional di daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Utara menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polri atas inisiatif dan dedikasi dalam mendukung Program Pemenuhan Gizi bagi anak-anak, yang sejalan dengan visi nasional pembangunan manusia unggul.
“Saat ini proses pembangunan SPPG di Taput telah menjangkau hampir 45 ribu siswa, atau sekitar 50 persen dari penerima manfaat di daerah ini. Selain itu, kami juga tengah mempercepat revitalisasi sekitar 90 sekolah sebagai bagian dari program Presiden yang manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polda Sumut dan Polres Taput atas peran pentingnya dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan ketertiban masyarakat di Tapanuli Utara.
“Kondisi keamanan dan ketertiban di Tapanuli Utara sangat baik di bawah kepemimpinan Bapak Kapolres. Semoga seluruh jajaran Polda dan Bhayangkari senantiasa diberi kesehatan dan menjadi berkat bagi masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, dalam arahannya, Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Rony Samtana Tarigan menegaskan bahwa kehadiran SPPG merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia.
“Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pemenuhan gizi anak-anak kita, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat di tingkat bawah,” tegas Brigjen Rony.
Beliau menyampaikan, hingga saat ini di wilayah Sumatera Utara telah beroperasi 21 unit SPPG, sementara 101 unit sedang dalam tahap pembangunan, dan 80 unit lainnya dalam tahap perencanaan. Wakapolda juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dan Kapolres Taput atas kerja sama dan sinergi yang baik dalam mempercepat pelaksanaan program ini.
SPPG Polres Taput sendiri ditargetkan akan melayani 1.762 penerima manfaat dari 23 sekolah di wilayah Tapanuli Utara.
Brigjen Rony turut menekankan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat dalam operasional SPPG, terutama dalam hal keamanan pangan dan standar gizi.
“Tidak boleh ada toleransi terhadap pelanggaran prosedur. Semua tahapan harus sesuai standar, termasuk aspek security food dan kelayakan gizi. Saya juga meminta jajaran Bhayangkari untuk ikut melakukan monitoring langsung terhadap kualitas makanan,” tegasnya.
Acara dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Sumut Ny. Martina Rony Santana sebagai tanda peresmian Dapur SPPG Polres Taput, yang kemudian diteruskan dengan peninjauan dapur dan fasilitas pelayanan gizi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kodim 0207/TU, Kejaksaan Negeri Tarutung, Pengadilan Negeri Tarutung, Pengadilan Agama Tarutung, Badan Gizi Nasional, jajaran Polres Taput, sejumlah Pimpinan OPD Taput, Founder Bisukma Erikson Sianipar, Ketua TP. PKK Tapanuli Utara Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, dan Staf Ahli TP. PKK Ny. Lisa Deni Lumbantoruan.
Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan semangat kolaborasi, mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam mewujudkan Taput Maju, Berbudaya, dan Berkelanjutan.













