Tapanuli Utara – TB. Polmas Poldasu
Bupati Kabupaten Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., meninjau secara langsung pelaksanaan proyek pembangunan irigasi Aek Pangasean yang berlokasi di Desa Hutaraja, Kecamatan Sipoholon, Rabu (22/10/2025). Peninjauan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam memperkuat sektor pertanian dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur strategis.
Dalam kunjungannya, Bupati Jonius disambut oleh para pekerja lapangan serta masyarakat sekitar yang turut menyaksikan jalannya pembangunan. Ia memberikan motivasi kepada para pekerja agar pengerjaan proyek dilakukan dengan penuh tanggung jawab, ketelitian, dan semangat gotong royong.
“Saya mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan ini untuk bekerja dengan sepenuh hati. Irigasi ini bukan hanya sekadar proyek fisik, tapi juga harapan masyarakat untuk meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan ekonomi,” ujar Bupati Jonius.
Proyek Irigasi Aek Pangasean merupakan bagian dari Program Optimasi Lahan Tahap II Tahun Anggaran 2025. Pembangunan ini didanai melalui APBN dan dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II, Medan. Adapun cakupan pembangunan meliputi saluran primer sepanjang 400 meter, saluran sekunder segmen 1 sepanjang 199 meter, serta saluran sekunder segmen 2 sepanjang 82 meter, sehingga total panjang jaringan irigasi mencapai 681 meter.
Bupati menambahkan, pembangunan jaringan irigasi yang memadai akan sangat membantu meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat. Dengan adanya pasokan air yang cukup dan teratur, lahan-lahan pertanian dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga mampu mendukung ketahanan pangan daerah.
“Irigasi ini akan menjadi kunci penting bagi para petani untuk meningkatkan produktivitas. Dengan begitu, daya saing pertanian di Tapanuli Utara akan semakin kuat dan ekonomi lokal semakin bergerak maju,” tutur Bupati Jonius.
Selain mendorong sektor pertanian, keberadaan infrastruktur irigasi juga diyakini akan memberikan dampak ekonomi turunan bagi masyarakat sekitar, seperti terbukanya lapangan kerja, meningkatnya aktivitas perdagangan hasil pertanian, serta memperkuat kemandirian desa.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen untuk terus memperluas pembangunan infrastruktur pertanian secara merata di berbagai kecamatan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para petani dan masyarakat pedesaan. Proyek ini diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan dan kemakmuran masyarakat Tapanuli Utara.







