Tapanuli Utara – TB. Polmas Poldasu
Semangat untuk kembali dan mengabdi bagi kampung halaman kembali menggelora. Dua sosok putra terbaik Tapanuli Utara yang dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam kiprah sosial, organisasi, dan kepemimpinan, kini tampil sebagai peserta seleksi pada jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Tapanuli Utara, Senin 20 Oktober 2025.
Mereka adalah Johannes Edgard Judika Hutabarat, S.H., dan Jeje Tobing Sumuntul — dua figur yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Taput.
Bang Judika, demikian ia akrab disapa, merupakan tokoh muda yang dikenal aktif dalam berbagai gerakan sosial dan pernah menjadi bagian penting dari tim pendukung Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat pada tahun 2018. Saat ini, ia ikut dalam proses seleksi sebagai Calon Direktur PDAM Mual Natio Tapanuli Utara, dengan membawa semangat profesionalisme dan komitmen untuk membenahi tata kelola pelayanan publik melalui BUMD.
Sementara itu, Jeje Tobing Sumuntul — figur yang dikenal luas di kalangan masyarakat Taput, pegiat sosial dan pemerhati pembangunan daerah — ikut serta dalam seleksi sebagai Calon Komisaris Perseroda Pertanian Tapanuli Utara. Kehadirannya dalam proses seleksi ini dipandang sebagai sinyal positif, mengingat kapasitas dan loyalitasnya yang tinggi terhadap kemajuan Taput.
“Menurut saya, kedua abang kita ini adalah sosok yang punya semangat kuat untuk berkarya dan berkontribusi membangun Taput. Mereka punya kualifikasi, dedikasi, dan komitmen,” ujar Hendra Christian Siregar, salah satu tokoh muda Taput yang mendukung keikutsertaan mereka.
Perjuangan keduanya juga tidak ringan. Bang Judika harus datang jauh-jauh dari Jakarta, sementara Bang Jeje dari Balige, untuk mengikuti seleksi secara terbuka, profesional, dan “fair play”. Keduanya sepakat bahwa pengabdian kepada tanah kelahiran adalah panggilan jiwa, bukan sekadar jabatan atau formalitas.
“Di Jou Mulak tu Rura Silindung” — kalimat ini bukan sekadar ungkapan, melainkan wujud tekad dan semangat untuk kembali dan membangun kampung halaman tercinta.
Kini, masyarakat Taput menaruh harapan besar agar proses seleksi direksi dan komisaris BUMD berjalan dengan transparan, objektif, dan akuntabel. Dengan begitu, putra terbaik daerah yang memiliki integritas, kompetensi, dan visi membangun dapat dipercaya untuk mengemban amanah strategis dalam memajukan BUMD Taput, sekaligus mendukung roda pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.








