Bupati Taput Hadiri Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 dan Literasi Statistik Masyarakat

TB. Polmas Poldasu

 

Bupati Kabupaten Tapanuli Utara menghadiri kegiatan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dan Peningkatan Literasi Statistik Masyarakat yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tapanuli Utara bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (Komisi X), bertempat di Tarutung, Selasa (14/10).

 

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya data statistik sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan daerah maupun nasional. BPS sebagai mitra kerja Komisi X DPR RI terus berperan aktif mendorong peningkatan literasi statistik masyarakat, sehingga masyarakat semakin sadar dan berpartisipasi dalam penyediaan data yang akurat serta terpercaya.

 

Dalam paparannya, pihak BPS menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045. Sensus ini akan mencakup seluruh aktivitas ekonomi—mulai dari usaha besar hingga mikro, baik yang beroperasi secara daring maupun luring. Pendataan lapangan akan dilaksanakan secara door to door mulai tanggal 1 Juni hingga 31 Juli 2026 di seluruh wilayah Indonesia.

 

Bupati Tapanuli Utara dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan ini dan mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menyukseskan SE2026.

 

“Data statistik yang akurat menjadi dasar penting dalam pengambilan kebijakan pembangunan. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Tapanuli Utara untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang benar, jujur, dan lengkap demi kemajuan daerah kita bersama,” ujar Bupati dalam sambutannya.

 

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI Sabam Sinaga, M.M., menegaskan bahwa data statistik merupakan fondasi penting bagi perumusan kebijakan publik yang tepat sasaran dan berkeadilan.

 

“Kita tidak bisa membangun tanpa data. Melalui sensus ekonomi, pemerintah memiliki dasar kuat untuk merancang kebijakan ekonomi yang inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, literasi statistik masyarakat perlu terus diperkuat, agar masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek aktif dalam pembangunan,” tegas Sabam Sinaga.

 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh anggota Komisi X DPR RI, pimpinan BPS Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Tapanuli Utara, para camat, pelaku usaha, akademisi, dan tokoh masyarakat. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi dialog dan tanya jawab seputar pelaksanaan sensus ekonomi.

 

Melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, BPS, dan Komisi X DPR RI, diharapkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan SE2026 dapat berjalan optimal. #MencatatEkonomiIndonesia menjadi semangat bersama untuk menghadirkan data yang valid, sebagai pondasi menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *