TAPUT – TB. Polmas Poldasu
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina Jonius TP Hutabarat Br. Purba, mengajak Jabu Bonang (Rumah Benang) dan Dekranasda untuk terus memperkuat sinergi dalam mengembangkan produk lokal yang berakar pada budaya daerah. Ajakan itu disampaikan saat dirinya menghadiri kegiatan di Rumah Dinas Bupati Taput, Kamis (18/9/2025).
Dalam arahannya, Ny. Neny menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang tidak hanya berorientasi pada ekonomi, tetapi juga mampu menjaga dan menghidupkan warisan budaya. Menurutnya, Jabu Bonang yang menjadi pusat kreativitas tenun ulos, memiliki potensi besar bila disinergikan dengan program Dekranasda.
“Jabu Bonang (Rumah Benang) dan Dekranasda harus bersama-sama mengukir kolaborasi yang manis, menyatukan semangat kewirausahaan lokal dengan kearifan budaya. Perpaduan ini bukan sekadar sinergi, melainkan jembatan yang menghubungkan tradisi dengan masa depan Kabupaten Tapanuli Utara,” ujar Ny. Neny.
Ia juga berharap kerja sama yang terjalin dapat menjadi tonggak penting dalam mendorong kemajuan produk-produk lokal, sekaligus memperluas akses pasar baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya berharap kerja sama ini menjadi tonggak awal bagi kemajuan produk-produk lokal, membuka pintu pasar yang lebih luas, dan memberikan inspirasi bagi pelaku usaha lainnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ketua Dekranasda Taput itu menyampaikan optimismenya bahwa dari kolaborasi tersebut akan lahir berbagai inovasi baru yang mampu mengangkat harkat produk-produk Indonesia di kancah global.
“Semoga dari kolaborasi ini lahir inovasi-inovasi baru yang mengangkat harkat produk Indonesia di kancah global. Mari terus berkarya, bersama-sama,” pungkasnya.
Kehadiran Ketua Dekranasda Taput sekaligus menjadi dorongan moral bagi para pengrajin dan pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Tapanuli Utara untuk semakin bersemangat dalam berkarya, menjaga tradisi, dan menghadirkan produk yang memiliki nilai tambah tinggi.













