Program Makan Bergizi Gratis mencetak siswa sehat dan berprestasi. 

Ketua Yayasan Bisukma Erikson Sianipar memastikan kelancaran pelaksanaan program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tapanuli Utara

 

Hari ini, Selasa (09/09/2025), ia meninjau langsung pelaksanaan program tersebut di SMA Negeri Pahae Jae Tapauli Utara ( sumut)

 

Didampingi oleh Camat Pahae Jae, Kapolsek Pahae Jae, Koramil Pahae Jae ( diwakili).

Tim tiba disekolah sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung disambut antusias oleh para siswa.

Suasana semakin meriah saat Esi ( Erikson Sianipar) turut membagikan paket makanan bergizi kepada mereka.

 

Menu Makan Siang Gratis:

– lauk: ayam kecap, dan tahu goreng dengan kuah

– sayur: kacang panjang dan tauge di tumis

– tambahan: susu UHT kotak

Rasa lauknya enak, namun untuk sayur rasanya kurang asin sedikit

Begitu ucap Sarah Eklesia Panjaitan yang duduk dikelas 12 F1.

Harapan saya program makanan siang gratis dapat benar-benar terlaksana dengan baik, merata, dan berkelanjutan. Semoga semua anak bisa mendapatkan gizi seimbang setiap harinya sehingga tumbuh sehat, cerdas, dan siap belajar.

Semoga juga ini dapat menjadi langkah nyata menuju generasi Indonesia yang lebih kuat dan berdaya saing.

 

Program MBG, yang saat ini resmi dilaksanakan di Pahae Jae tidak hanya bertujuan untuk memastikan asupan gizi yang cukup bagi para siswa, tetapi juga membawa dampak positif lainnya, seperti membantu orang tua karena berkurangnya uang jajan/bekal/siswa.

 

Program ini sangat membantu, terutama bagi siswa yang uang sakunya terbatas.

Dengan adanya MBG, kini siswa/siswi SMA N 1 Sarulla kecamatan Pahae Jae tidak hanya mendapatkan makanan bergizi, tetapi juga dapat mengalokasikan uang sakunya untuk kebutuhan lain.

“Seperti buat kebutuhan sekolah lainnya, mungkin alat tulis, buku, dan sebagainya,” ucap Erikson Sianipar disela makan siang siswa.

 

Hal senada disampaikan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri Pahae Jae, menurutnya, program MBG sangat dinanti dan disambut baik oleh para siswa karena membantu mengurangi pengeluaran harian mereka.

“Luar biasa antusias mereka karena program ini, sudah dinanti. Ya paling tidak bisa mengurangi biaya untuk makan siang,” ucap Jaiman Sitompul.

Ia pun berharap agar program ini dapat terus berjalan, mengingat manfaatnya yang begitu besar, terutama bagi siswa yang membutuhkan.

 

“Harapannya, program ini terus bisa berjalan dengan baik karena memberikan banyak manfaat, kami punya 538 orang siswa/siswi, akan sangat terbantu dengan adanya program ini,” urai beliau.

“Intinya, programnya sudah baik. Kalau ada kekurangan, pasti dapat perbaiki,”

 

Program inj juga akan menyasar kurang lebih 3500 an penerima manfaat yg ada di kecamatan pahae jae.

Jika Tuhan mengijinkan akan menyasar ke penerima manfaat kategori ibu Hamil dan Menyusui hingga harapannya bisa melayani ke 3999 penerima manfaat dengan merangkul dan melibatkan data instansi kesehatan yaitu dari puskesmas pahae jae.

Semua akan bisa terlaksana tentunya dengan dukungan masyarakat dan pemerintahan setempat dan dukungan pemerintah daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *