Tapanuli Utara – TB. Polmas Poldasu
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina J.T.P Hutabarat bersama tim melaksanakan kegiatan PKK di Desa Pansurnapitu, Kecamatan Siatas Barita. Kehadiran beliau disambut hangat masyarakat desa, perangkat desa, serta para kader PKK, senin (8/9/2025).
Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Siatas Barita, Elyanto Sitompul, Kepala Desa Pansurnapitu, Tulus Hamonangan Panggabean, beserta jajaran perangkat desa.
Dalam arahannya, Ny. Neny Angelina J.T.P Hutabarat menekankan pentingnya pelayanan pemerintah desa yang adil dan merata tanpa adanya tebang pilih. Ia mengingatkan agar seluruh masyarakat Taput mendapatkan hak yang sama dari setiap program pemerintah.
“Saya ingatkan sekali lagi kepada Kepala Desa dan Camat, jangan ada tebang pilih. Semua warga Taput berhak mendapatkan bagian dari program pemerintah. Masyarakat tidak boleh dikotak-kotakkan, baik dalam pelayanan kantor desa, puskesmas, posyandu, maupun program-program lainnya. Jika ada keluhan, silakan langsung disampaikan kepada saya, karena saya ingin memastikan semua warga Taput mendapat perhatian yang sama,” tegas Ketua PKK Taput.
Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan bahwa dirinya memiliki grup WhatsApp di setiap kecamatan sebagai wadah komunikasi masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan dicek dan diteruskan langsung kepada Bupati maupun Wakil Bupati untuk ditindaklanjuti.
Ny. Neny Angelina menambahkan bahwa program PKK saat ini akan terus diperkuat melalui monitoring dan strategi baru, khususnya dalam bidang kesehatan, posyandu, pengembangan UMKM, hingga pemberdayaan perempuan seperti kegiatan partonun.
“Kita ingin semua program berjalan dengan baik. Untuk itu saya berharap seluruh perangkat desa hadir dan kompak dalam setiap Musrembangdes, karena melalui kekompakan itulah perubahan cepat dapat kita wujudkan bersama demi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan PKK di Desa Pansurnapitu ini diakhiri dengan sesi diskusi dan dialog bersama warga, yang diharapkan menjadi wadah aspirasi serta memperkuat sinergi antara masyarakat, perangkat desa, dan pemerintah daerah.







