Pemkab Toba dan jajarannya, menerima dan melaksanakan tatap muka dengan Peserta BWF 2025, yang terdiri dari Narasumber, Kurator, Penulis dan Sastrawan dan Panitia, bertempat di Rumah Dinas Bupati Toba, Kamis malam, tgl 01 Agustus 2025.
Acara BWF 2025 yang sudah 4 kali dilaksanakan di Toba, secara berturut turut, akan berlangsung selama 4 hari (31 Juli – 3 Agustus), secara resmi akan dibuka oleh Bupati Toba, Jumat tgl 01/08-2025, dilaksanakan di Desa Lumban Gaol, Tambunan Balige
Pada kesempatan tatap muka itu, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, yang mewakili Pemkab Toba pada jamuan makan malam tersebut, menyampaikan bahwa Pemkab Toba akan terus mendukung acara BWF ini.
“Semoga jika semakin sering dilakukan kegiatan seperti ini di Toba, maka akan semakin tinggilah minat baca masyarakat di Toba ini,” kata Wakil Bupati.
Lebih lanjut, Wakil Bupati berjanji bahwa kedepannya Pemkab Toba akan berupaya memberikan dukungan yang lebih besar agar Balige Writers Festival di Kabupaten Toba dapat terus berlangsung.
Acara seperti BWF, menurut Wakil Bupati akan memberi dampak besar bagi Kabupaten Toba, khususnya dalam bidang wisata sekaligus akan meningkatkan kehidupan literasi ditengah masyarakat Toba, khususnya dikalangan para pelajar dan kaum muda.
Para penulis yang berasal dari Tapanuli, yang hadir dalam acara ini, terdiri dari para Penulis, Dosen, Pegiat Sastra Batak, seperti Nestor Rico Tambun, Rose Lumbantoruan, M. Tansiswo Siagian, Mikhael Naibaho., Ranto Napitupulu, Jekson L Tobing, dll.
Adapun para penulis yang berasal dari luar Tapanuli, berasal dari berbagai kota dan Provinsi, adalah: M. Aan Mansyur dari Makassar, Abinaya Ghena Jamila dan Yona Primadesi dari Yogyakarta, Ubai Dillah Al Ansori dari Padang, Arbi Tanjung dari Padang Panjang, Kurniawan dari Surabaya, I Wayan Paing dari Bali, Daris Kanda Destra dari Pekanbaru, Zuliana Ibrahim dari Takengon, Ida Fitri dari Aceh, Dian Maas Siregar dari Padang Sidimpuan dan para penulis lainnya.
Bersama para Penulis dan Sastrawan, turut hadir dalam jamuan makan malam itu, Staf Khusus Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional Kementerian Kebudayaan RI Anissa Rengganis dan Direktur Bina SDM Lembaga dan Pranata Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI: Irini Dewiyanti, Asisten I Eston Sihotang, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan, Rusti Hutapea, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan dan beberapa OPD lainnya.







