Tarutung, Jumat, 1 Agustus 2025
Sebanyak 447 calon Petani Milenial dari masyarakat Tapanuli Utara (Taput) mengikuti tahapan seleksi wawancara yang digelar di 15 kantor camat di Taput. Seleksi ini bertujuan untuk menjaring individu muda yang memiliki minat dan potensi di bidang pertanian serta memiliki kesiapan untuk beradaptasi dengan teknologi pertanian modern.
Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian dan Perkebunan Taput, Fenri Sidabutar, mengatakan bahwa seleksi wawancara ini mencakup berbagai aspek, mulai dari motivasi, pengalaman hingga rencana masa depan terkait pertanian. “Wawancara ini untuk mengukur kesiapan calon Petani Milenial dalam menghadapi tantangan dan peluang di dunia pertanian modern, termasuk penggunaan teknologi,” ungkap Fenri.
Fenri menambahkan bahwa seleksi ini juga menjadi ajang untuk membangun jaringan antara calon Petani Milenial dengan pihak-pihak terkait, seperti lembaga pendidikan, pemerintah, dan pelaku usaha di sektor pertanian.
Sementara itu, Ketua Harian KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan), Viktor Hutabarat, mengatakan bahwa KTNA siap menjembatani petani milenial yang berminat magang ke Jepang untuk meningkatkan SDM bidang pertanian melalui kerjasama dengan YAMPI (Yayasan Petani Muda Indonesia).
Seleksi wawancara ini akan berlangsung mulai tanggal 6 hingga 12 Agustus 2024 dan menjadi bagian penting dari upaya mencetak sumber daya manusia (SDM) pertanian yang berkualitas, tangguh, dan siap menghadapi tantangan sektor pertanian masa depan.













