Humbahas, Polmas
Desa Siponjot, Kecamatan Lintongnihuta, mendapat suntikan semangat baru dalam bidang pertanian. Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia menyerahkan bantuan berupa alat pencacah dan mixer kompos kepada BUMDes Desa Siponjot, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pertanian organik di Humbang Hasundutan.
Penyerahan alat ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan yang mewakili Bupati Humbang Hasundutan. Hadir pula Kabag Perekonomian Pommer Hutabarat, Kabag Administrasi Pembangunan Adrianus Mahulae, Kabid PSP dan Penyuluhan Distan Ketapang Lenni Sihombing, Camat Lintongnihuta Sabam Sihombing, serta Kepala Desa Siponjot Deka Silaban.
Dalam sambutannya, Deka Silaban menegaskan komitmen desanya untuk terus berinovasi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. “Kami sudah bekerjasama dengan Institut Teknologi Del untuk pelatihan bahasa Inggris, dan kini dengan Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia untuk mendukung pertanian. Masyarakat kami membutuhkan pupuk organik dalam jumlah besar, dan bantuan ini sangat berarti,” ujarnya.
Dr. Ir. Jenny Elisabeth dari Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia menyampaikan harapannya agar Desa Siponjot menjadi pionir dalam pemanfaatan pupuk hayati dan organik. “Kami ingin pertanian Humbang Hasundutan semakin sehat dan ramah lingkungan. Semoga langkah Desa Siponjot ini menginspirasi desa-desa lainnya,” katanya.
Perwakilan Bupati Humbang Hasundutan menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang sudah terjalin selama tiga tahun terakhir. Menurutnya, upaya ini sejalan dengan misi kabupaten, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengembangkan ekonomi lokal berbasis potensi daerah.
Namun, ia juga mengingatkan pentingnya rasa tanggung jawab. “Bantuan bukan sekadar alat, tapi peluang. BUMDes harus menjadikannya sumber penghasilan dengan memperhatikan operasional dan pemeliharaannya,” tegasnya.
Dengan semangat gotong royong dan dukungan teknologi tepat guna, Desa Siponjot kini menatap masa depan sebagai pelopor pertanian organik yang berkelanjutan di Humbang Hasundutan.







