Polmas Poldasu | Toba
Dalam rangka pelestarian dan pemajuan kebudayaan di Provinsi Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Toba, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU melalui Program Studi Sastra Batak, melakukan Workshop Digitalisasi Aksara Batak Toba di SMP Negeri 1 Balige, Kabupaten Toba pada Hari Rabu, 30 April 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Humbang Hasundutan yang diwakili oleh Erikson Sibuea, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Toba/perwakilan, Kepala Sekolah, Guru dan Siswa SMP 1 Balige, SMP 3 Balige, SMP 4 Balige.
Sebagai tuan rumah, Kepala SMP 1 Balige, Bapak Inra Saragih menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada para mahasiswa dan juga dosen Fakultas Ilmu Budaya USU.
Tampil sebagai narasumber pada workshop ini yakni : Harapan Sibarani, S.S dan Drs. Jekmen Sinulingga, M.Hum yakni Kepala Program Studi Sastra Batak Universitas Sumatera Utara (USU)
Pada kesempatan itu, Harapan Sibarani, S.S menyampaikan bahwa kegiatan ini lebih menekankan kepada pengenalan Aksara Batak kepada para siswa.
“Konsep kita adalah memperkenalkan Aksara Batak Toba kepada para siswa sehingga mereka nantinya akan mencintai, memahami dan bangga dengan aksara tersebut” ucap Harapan Sibarani.
“Saat ini, banyak siswa yang tidak mengenal lagi bentuk indung surat dan anak surat Batak Toba ini. Perlu kita lakukan upaya untuk pelindungan aksara ini agar tidak punah. Padahal, sekarang Aksara Batak ini sudah bisa dipergunakan di Komputer/laptop dan telepon seluler. Kita berharap, anak-anak kita ini nantinya mampu dan senang menggunakan Aksara Batak di Laptop dan hp-nya. Workshop ini merupakan salah satu upaya untuk pelestarian dan pelindungan Aksara Batak.
Sebagaimana tercantum dalam UU Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan Kebudayaan. Manuskrip Batak adalah salah satu dari Objek Pemajuan Kemajuan. Manuskrip Batak tersebut bertuliskan Aksara Batak pada media bambu, tulang, kertas, kulit kayu (Laklak) bahkan di batu”. Sambung Harapan Sibarani.
Drs.Jekmen Sinulingga, M.Hum memaparkan teknik penulisan Aksara Batak Toba. “Perlu kita informasikan kepada para siswa kita ini, tentang pemakaian indung surat dan anak surat agar semakin mengenal Aksara Batak tersebut. Pelestarian Aksara Batak ini adalah tanggungjawab kita bersama. Mari sama-sama kita berbuat yang terbaik untuk pelestarian budaya kita” ucap Jekmen.
“Terimakasih kepada Bapak Kepala Program Studi Sastra Batak , FIB, Universitas Sumatera Utara yang telah melaksanakan kegiatan Workshop Digitalisasi Aksara Batak Toba di Kabupaten Toba. Semoga kegiatan ini berdampak lebih baik kepada upaya pemajuan kebudayaan di Kabupaten Toba yang bermuara kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat” tutup Harapan Sibarani.







