Berastagi – (POLMAS POLDASU)
Dalam pengembangan dakwah dan pemantapan thoid pada Allhah SWT, maka di butuhkan tempat ibadah terhusus pada ummat muslim mualab, sehingga berdilah satu bangunan mesjid yang bermotif tiongha di Desa Jarang Uda Kecamatan Merdeka lebih kurang 2 km dari kota Berastagi.
Bangunan mesjid Cheng Ho, yang di perkarsai oleh H. Syahrial Purba ini tepatnya hari minggu 29 September 2024 secara resmi di buka untuk seluruh ummat muslim, dengan di tandai pemotongan pita oleh Kapolres Tanah Karo AKBP. Eko Yulianto sebagai tamu kehormatan di dampingi Syarial Purba, Pewakaf mesjid, H. Adi Sungkono mewakili Kemenag Karo, dan beberapa tokoh muslim tiongha berastagi.
Sebelum peresmian mesjid acara terlebih dahulu pembaca Alquran yang di rangkai ceramah oleh Al Ustaz Khairul Anam. Sos.
dr. H. Syarial Purba yg merupakan tokoh agama di berastagi ini mengatakan pada media POLMAS POLDASU di lokasi mesjid, atas berdirinya mesjid ini adalah merupakan rasa terpanggilnya dirinya untuk mengembangkan dakwah, dan juga melihat suatu ke butuhkan bagi anak anak santri yang tinggal di lokasi mesjid.
Dan tak terlepas bantuan para do natur terhusus dalam Ikatan Tiongha Muslim Sumatera Utara.
Di samping itu, Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto mengucapkan terimakasih atas undangan yang di sampaikan, sehingga kita di percayakan untuk memotong pità sebagai bentuk mesjid ini resmi di buka untuk ibadah dan acara ke agamaan, terutama dalam pembinaan umat ujar Kapolres yg baru 2 bulan bertugas di Tanah Karo ini.







